<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diduga | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/diduga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jul 2026 09:39:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Diduga | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga Sakit Jantung, Tahanan Narkoba Polres Tanjungpinang Meninggal Dunia</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2017 10:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Tahanan Narkoba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8926</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Diduga sakit jantung, tahanan Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang meninggal dunia ketika hendak dibawa <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/" title="Diduga Sakit Jantung, Tahanan Narkoba Polres Tanjungpinang Meninggal Dunia" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/">Diduga Sakit Jantung, Tahanan Narkoba Polres Tanjungpinang Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG.</strong> Diduga sakit jantung, tahanan Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang meninggal dunia ketika hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kilometer 8 Tanjungpinang, Kamis (2/3) sekitar pukul 22.40 Wib.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui tahanan yang meninggal dunia inisial S (37) merupakan pelaku yang terjerat kasus narkotika.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<p><a href="http://barometerrakyat.com/residivis-narkoba-pns-kembali-ditangkap-kepolisian/"><strong>Residivis Narkoba, PNS Kembali Ditangkap Kepolisian</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro melalui Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Andi Rahmansyah mengatakan tahanan yang meninggal diduga karena sakit jantung.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, sebelum meninggal dunia pelaku sempat berbicara dengan teman satu sel yang terdapat enam orang. Pada saat ngobrol, korban merasa sakit kemudian membaringkan badannya dan korban langsung pingsan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat itu juga, kata Andi pihaknya langsung membawa ke RSUP Kepri.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Berdasar hasil visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan, meninggalnya diduga karena sakit jantung. Untuk mengetahui penyebab meninggal tahanan ini kita melakukan otopsi,&#8221; kata Andi kepada awak media di ruang jenazah RSUP Kepri, Jum&#8217;at (3/3)</p>
<p style="text-align: justify;">Almarhum lanjutnya, sudah mendekap disel tahanan Polres Tanjungpinang sekitar 20 hari yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Korban ditangkap pada tanggal 12 Februari 2017 atas kasus tindak pidana,&#8221; pungkasnya</p>
<p>(<strong>SAHRUL</strong>)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/">Diduga Sakit Jantung, Tahanan Narkoba Polres Tanjungpinang Meninggal Dunia</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/diduga-sakit-jantung-tahanan-narkoba-polres-tanjungpinang-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diduga Motif Balas Dendam, Kalpiter Tega Mengagahi Bunga</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2017 05:12:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Balas Dendam]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Kalpiter]]></category>
		<category><![CDATA[Motif]]></category>
		<category><![CDATA[Tega Mengagahi Bunga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8573</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Diduga karena ada motif balas dendam terhadap orang tua korban. Tersangka Agustinus Kalpiter <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/" title="Diduga Motif Balas Dendam, Kalpiter Tega Mengagahi Bunga" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/">Diduga Motif Balas Dendam, Kalpiter Tega Mengagahi Bunga</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Diduga karena ada motif balas dendam terhadap orang tua korban. Tersangka Agustinus Kalpiter (39) tega mengagahi anak bawah umur, sebut saja Bunga (11) yang masih duduk disalah satu Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang.</p>
<figure id="attachment_7373" style="width: 225px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161007-WA0002.jpg"><img class="size-medium wp-image-7373" src="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2016/11/IMG-20161007-WA0002-225x300.jpg" alt="Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Kepri, Muhammad Faisal Foto : SAHRUL" width="225" height="300" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Kepri, Muhammad Faisal<br />Foto : SAHRUL</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Hal ini, diungkapkan Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, Faisal.</p>
<p style="text-align: justify;">Faisal mengatakan pihaknya, telah melakukan pemeriksaan kepada orang tua korban, dan dari pengakuan orang tua korban, ada indikasi adanya motif balas dendam.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada indikasi balas dendam, karena pelaku (Agustinus Kalpiter, red) pernah suka kepada ibu dari korban. Tapi ibu korban tidak ada persaan dengan pelaku,&#8221; kata Faisal saat ditemui awak media di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (7/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, dari KPPAD akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam, apakah ada pelaku lain lagi. Selain itu, lanjut Faisal, pihaknya juga akan melakukan pendampingan terhadap korban.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Pendampingan dilakukan untuk memulihkan psikologis dari korban.&#8221; pungkasnya</p>
<p style="text-align: justify;">Diberitakan sebelumnya, diduga Jauh dari istri Agustinus Kalpiter (39) tega menggagahi anak yang masih duduk disalah satu Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang, sebut saja bunga (11)</p>
<p style="text-align: justify;">Menggagahi bunga berawal adanya kepercayaan orang tua korban yang ingin bekerja di Malaysia, lalu menitip korban kepada pelaku yang kebetulan tinggal bersebelahan di Kos Jalan Tugu Pahlawan dibelakang HDS Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku menjalankan perbuatan bejatnya sudah delapan kali pada bulan November 2016. Namun setelah menjalankan aksinya pelaku langsung pulang ke kampung halaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Awalnya, orang tua korban menduga, bunga sedang mengalami datang bulan, sehingga orang tua membelikan pembalut untuk korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, timbul kecurigaan orang tua karena pada bulan berikutnya bunga tidak mengalami menstruasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditambah kecurigaan lagi, ketika pelaku menelpon orang tua korban, mengatakan pelaku akan pulang dua hari lagi. Lalu pelaku meminta orang tua untuk memberi handpone kepada korban karena dirinya ingin berbicara sesuatu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ketika orang tua memberi handpone kepada anaknya karena pelaku ingin berbicara sesuatu, orang tua korban mengunakan spiker. Pelaku bertanya kepada korban ada cerita sesuatu tidak dengan orang tua, lalu orang tua mendengar,&#8221; kata Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Barat saat ditemui di Mapolsek Tanjungpinang Barat, Kamis (2/2)</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, orang tua korban langsung bertanya kepada korban. Dan korban mengakui pelaku telah mencabuli dirinya. Dikatakan dirinya, pelaku melakukan perbuatannya diduga karena telah jauh dari istrinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Korban jauh dari istri, karena istrinya berada di Flores,&#8221; ujarnya</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut dikatakan dirinya, karena orang tua korban tidak terima atas perbuatan yang dilakukan pelaku, lalu langsung melaporkan ke Polsek Tanjungpinang Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, pada tanggal 26 Januari 2017 diketahui pelaku berada di Kijang. Lalu dipancing untuk datang ke Jalan Tugu Pahlawan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Lalu pelaku diamankan di Jalan Tugu Pahlawan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas kejadian ini, Kapolsek menghimbau kepada orang tua selalu mengawasi anak-anak, ketika berhubungan dengan orang lain. Karena, perbuatan cabul selalu dilakukan oleh orang yang dekat dengan korban.</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/">Diduga Motif Balas Dendam, Kalpiter Tega Mengagahi Bunga</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/diduga-motif-balas-dendam-kalpiter-tega-mengagahi-bunga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Tanjungunggat Ditemukan Sudah Membusuk, Diduga Meninggal Sudah Dua Minggu</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2017 13:12:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Sudah Membusuk]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Sudah Dua Minggu]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Tanjungunggat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8333</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Diduga telah meninggal dua minggu yang lalu, Pak Lusdar (74) sapaan akrabnya, Warga <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/" title="Warga Tanjungunggat Ditemukan Sudah Membusuk, Diduga Meninggal Sudah Dua Minggu" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/">Warga Tanjungunggat Ditemukan Sudah Membusuk, Diduga Meninggal Sudah Dua Minggu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Diduga telah meninggal dua minggu yang lalu, Pak Lusdar (74) sapaan akrabnya, Warga RT 2 RW 04, Jalan Gudang Minyak, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari ditemukan tewas dalam keadaan jenazah sudah membusuk. Korban ditemukan pertama kali oleh Siti, sekitar pukul 17.00 Wib, Rabu (25/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Penemuan ini, sempat membuat geger masyarakat sekitar. Dari pantauan dilapangan, terlihat masyarakat memenuhi rumah korban untuk melihat secara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, dari Kepolisian juga langsung turun untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepulauan Riau (Kepri) untuk dilakukan visum.</p>
<p style="text-align: justify;">Siti , saksi mata, saat diwawancarai awak media di TKP mengatakan dirinya pertama kali ditelepon oleh istri dari korban, yang bekerja di Singapura sebagai pengasuh anak, untuk melihat kondisi kesehatan korban.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah mendapat telepon, dirinya mengaku bersama warga lain langsung mengedor rumah dari korban.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Setelah itu saya mencium ada bau busuk dari dalam rumah, saya langsung masuk dalam rumahnya. Setelah melihat di kamar, Pak Lusdar sudah meninggal, lalu saya berteriak memberitahukan warga lain bahwa Pak Lusdar sudah meninggal,&#8221; katanya</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, korban menderita sakit diabetes sudah lama. Dikatakan dirinya, korban tinggal bersama dengan anaknya, yang kondisi kurang waras, sehingga korban sudah meninggal ia tidak mengabarkan kepada masyarakat sekitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Bukit Bestari, Ipda Raja Vindo kepada awak media mengatakan korban meninggal karena mengalami sakit diabetes atau kencing manis. Menurutnya, korban diduga meninggal sudah dua minggu yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Berdasar pengakuan dari anak korban Atok (43), korban meninggal sudah dua minggu yang lalu. Karena kondisi korban sudah busuk,&#8221; katanya</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/">Warga Tanjungunggat Ditemukan Sudah Membusuk, Diduga Meninggal Sudah Dua Minggu</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/warga-tanjungunggat-ditemukan-sudah-membusuk-diduga-meninggal-sudah-dua-minggu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
