<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diancam | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/diancam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 17:54:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Diancam | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cabuli Balita, Pria Paruh Baya Ini Diancam 6 Tahun Penjara</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2017 10:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[6 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Cabuli Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Diancam]]></category>
		<category><![CDATA[direktur pt karya karimun mandiri dihukum 1 tahun penjara]]></category>
		<category><![CDATA[Pria Paruh Baya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8947</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Tidak pantas apa yang sudah dilakukan terdakwa Safi’e (50). Terdakwa yang seharusnya mempersiapkan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/" title="Cabuli Balita, Pria Paruh Baya Ini Diancam 6 Tahun Penjara" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/">Cabuli Balita, Pria Paruh Baya Ini Diancam 6 Tahun Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto" style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG.</strong> Tidak pantas apa yang sudah dilakukan terdakwa Safi’e (50). Terdakwa yang seharusnya mempersiapkan diri untuk menghadapi usia senja, malah terdakwa melakukan tindakan pencabulan.</p>
<p>Parahnya lagi, terdakwa melakukan tindakan pencabulan kepada anak sebut saja Bunga (4) yang masih tergolong balita.</p>
<p>Untuk mempertangunjawabkan perbuatannya terdakwa harus merasa sejuknya dibalik sel tahanan.</p>
<p>Pasalnya, pria paruh baya ini, dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Haryo Nugroho dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Senin (6/3).</p>
<p>Jaksa menyebutkan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan pidana pencabulan kepada anak.</p>
<p>Perbuatan terdakwa sebagaimana dalam dakwaan jaksa melanggar pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p>&#8220;Meminta majlis hakim, menghukum terdakwa dengan hukuman 6 tahun penjara, denda Rp 100 Juta, dengan aturan jika tidak mampu maka diganti dengan hukuman dua bulan kurungan,&#8221; kata Jaksa saat persidangan.</p>
<p>Atas tuntutan ini, terdakwa yang didampingi penasehat hukum menggatakan akan mengajukan pembelaan atau pledoi. Sementara itu, Ketua Majlis Hakim, Corpioner menunda persidangan hingga satu pekan mendatang.</p>
<p>Dalam dakwaan Jaksa, perbuatan terdakwa berawal pada 21 dan 23 September 2016 bertempat di Kampung Sei Datuk Kelurahan Kijang Kota Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan, korban bunga mendatangi rumah dari terdakwa untuk bertemu dengan keponakan dari terdakwa.</p>
<p>Setelah sampai, lalu terdakwa mengajak korban bermain di halaman, disaat itu lah terdakwa menjalankan aksinya melakukan pencabulan. Perbuatan terdakwa terjadi sebanyak dua kali.</p>
<p>(SAHRUL)</p></div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/">Cabuli Balita, Pria Paruh Baya Ini Diancam 6 Tahun Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/cabuli-balita-pria-paruh-baya-ini-diancam-6-tahun-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syahrul Diancam 120 Bulan Penjara, Ini Kasusnya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2017 09:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[120 Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Diancam]]></category>
		<category><![CDATA[Ini Kasusnya]]></category>
		<category><![CDATA[Penjara]]></category>
		<category><![CDATA[Syahrul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8579</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Untuk mempertangugjawabkan perbuatanya, yang telah melakukan pencabulan terhadap anak, sebut saja bunga (17), <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/" title="Syahrul Diancam 120 Bulan Penjara, Ini Kasusnya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/">Syahrul Diancam 120 Bulan Penjara, Ini Kasusnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Untuk mempertangugjawabkan perbuatanya, yang telah melakukan pencabulan terhadap anak, sebut saja bunga (17), Syahrul Kamal diancam dengan hukuman 120 Bulan penjara.</p>
<p style="text-align: justify;">Jaksa Penuntut Umum (JPU), Akmal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mengatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Perbuatan terdakwa sebagaimana dalam dakwaan melangar Pasal 81 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, meminta Majlis hakim menghukum terdakwa dengan hukuman 10 Tahun penjara,&#8221; kata Akmal saat persidangan, Selasa (7/2)</p>
<p style="text-align: justify;">Selain, hukuman badan terdakwa juga didenda Rp 100 Juta, dengan aturan jika tidak mampu untuk membayarnya maka digantikan dengan hukuman empat bulan kurungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas tuntutan ini, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya mengatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Ketua Majlis Hakim, Iriaty Khairul Ummah menunda sidang hingga satu pekan mendatang, dalam agenda mendengar pembelaan dari terdakwa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa, Jumat, 28 Oktober 2016 sekira pukul 07.00 Wib, saksi Bunga membuka pintu dan jendela Puskesmas Berakit Jalan Bathin Muhammad Ali Desa Berakit Kecamatan Teluk Sobong Kabupaten Bintan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat bersamaan, terdakwa Syahrul datang, karena merasa takut lalu Bunga menutup pintu dan jendela puskesmas lalu Bunga menanggis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian terdakwa meminta dibuka pintu, karena ingin berbicara untuk terakhir kali. Karena Bunga tidak mau membuka, terdakwa langsung mendobrak pintu puskesmas.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah berhasil mendobrak, terdakwa lagsung menjalankan aksinya dengan menyetubuhi Bunga yang notabene masih anak bawah umur.</p>
<p style="text-align: justify;">Selesai menyetubuhi Bunga, lalu terdakwa mengatakan terakhir kali berjumpa dengan Bunga, dan terdakwa mengancam kalau terdakwa berani macam-macam akan sebarkan bahwa Bunga tidak perawan.</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/">Syahrul Diancam 120 Bulan Penjara, Ini Kasusnya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/syahrul-diancam-120-bulan-penjara-ini-kasusnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Kadisdik Kepri, Arifin Nasir Diancam</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2017 04:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Diancam]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdik Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Menjadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=7960</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Arifin Nasir mengakui dirinya mendapat <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/" title="Menjadi Kadisdik Kepri, Arifin Nasir Diancam" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/">Menjadi Kadisdik Kepri, Arifin Nasir Diancam</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)  Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Arifin Nasir mengakui dirinya mendapat ancaman dari orang yang tidak bertangung jawab. Menurutnya, adanya sms yang bernada ancaman setelah dirinya menjadi orang nomor satu di Disdik Kepri.</p>
<p>&#8220;Ada yang mengancam diri saya bahkan keselamatan keluarga saya, melalui sms,&#8221; kata Arifin Nasir usai pelantikan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Gedung Daerah, Selasa (3/1)</p>
<p>Ia sangat menyayangkan atas sms ancaman yang dilayang kan oleh oknum tidak bertangung jawab ini. Seharusnya, kata Arifin, jika tidak suka atas dirinya yang menduduki Kadisdik Kepri, sampaikan langsung kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.</p>
<p>Menurutnya,  ancaman ini sudah menunjukan adanya persaingan tidak sehat. Dan ada yang tidak menyukai dirinya menjadi Kadisdik Kepri.</p>
<p>Lebih lanjut, Arifin Nasir mengatakan Gubernur Kepri, melantik dirinya atas trek record yang baik selama dirinya mengabdi menjadi Apratur Sipil Negara (ASN).</p>
<p>Atas ancaman ini, mantan Kepala Dinas Kebudayaan Kepri ini, berencana akan membuat laporan kepada pihak penegak hukum.</p>
<p>(Red/Sahrul/***)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/">Menjadi Kadisdik Kepri, Arifin Nasir Diancam</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/menjadi-kadisdik-kepri-arifin-nasir-diancam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
