<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Defisit anggaran | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/defisit-anggaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Defisit anggaran | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Dia Biang Kerok Defisit Anggaran Menurut Pemprov</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2018 11:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Perubahan 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit anggaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=20684</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Defisit anggaran yang terjadi saat ini, disebabkan beberapa faktor. Pemerintah Provinsi Kepri berkilah  bahwa <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/" title="Ini Dia Biang Kerok Defisit Anggaran Menurut Pemprov" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/">Ini Dia Biang Kerok Defisit Anggaran Menurut Pemprov</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Defisit anggaran yang terjadi saat ini, disebabkan beberapa faktor.</p>
<p dir="ltr">Pemerintah Provinsi Kepri berkilah  bahwa pembayaran kepada pihak ketiga dan kebijakan pemerintah pusat memberikan gaji ke-13 kepada ASN dan DPRD serta pembiayaan kegiatan reses yang bertambah harinya menjadi penyebab melebarnya defisit.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Untuk mengakomodir belanja wajib dimaksud, Pemprov Kepri melakukan penyesuaian belanja dengan tetap mempertahankan alokasi fungsi pendidikan sebesar 20 persen dan kesehatan sebesar 10 persen,” kata Wakil Gubernur Kepri Isdianto, saat memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi di ruang rapat paripurna DPRD, Kamis (9/6).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Penyesuaian itu, sambungnya, diambil dari belanja-belanja yang tidak terkait langsung dengan infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Sedangkan untuk proyek multiyear Gurindam 12 yang disoroti dewan, Pemprov Kepri bersikukuh bahwa kegiatan tersebut merupakan proyek strategis yang sejalan dengan prioritas nasional.</p>
<p dir="ltr">Dengan penataan ini, akan memperbaiki lingkungan yang akan menjadi objek wisata baru dan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">“Oleh karena itu, Pemprov Kepri pada perubahan APBD tahun 2018 ini masih tetap memprioritaskan proyek multiyear tersebut,” kata Isdianto.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Menanggapi kritik dari Fraksi Hanura Plus dan PPP-PKS, tentang piutang kepada PT ATB sebesar Rp23,4 miliar, Pemprov Kepri telah membentuk tim penyelesaian yang melibatkan unsur DPRD, BP Batam, dan PT ATB. Nantinya, tim ini akan melakukan mediasi dengan PT ATB.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Pemprov juga menjawab kritik masih nihilnya realisasi labuh jangkar sebesar Rp60 miliar. Menurut Isdianto, hal ini disebabkan belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari UU No23 tahun 2014 sebagai dasar untuk melakukan pemungutan retribusi labuh jangkar.</p>
<p dir="ltr">Pemprov Kepri masih terus berkoordinasi dengan Kemenhub, dan Kemendagri agar Rancangan PP tersebut dikeluarkan.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">DPRD Provinsi Kepri rencananya akan mengesahkan APBD Perubahan Provinsi Kepri pada 25 September mendatang. Pengesahan ini dilakukan sehari setelah paripurna Istimewa hari jadi yang dilaksanakan pada 24 September.***</p>
</div>The post <a href="https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/">Ini Dia Biang Kerok Defisit Anggaran Menurut Pemprov</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/ini-dia-biang-kerok-defisit-anggaran-menurut-pemprov/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Defisit Anggaran, Program Prioritas Tetap Jalan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2018 04:08:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Program Prioritas Tetap Jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=20354</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kepri telah menandatangani KUPA <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/" title="Defisit Anggaran, Program Prioritas Tetap Jalan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/">Defisit Anggaran, Program Prioritas Tetap Jalan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kepri telah menandatangani KUPA PPAS APBD-P Kepri 2018, Senin (20/8).</p>
<p>Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, dari APBD murni ke APBD-P mengalami penurunan sekitar Rp10 miliar.</p>
<p>Namun, kata mantan Bupati Karimun itu, penurunan tersebut bukan defisit sehingga tidak menggangu program prioritas.</p>
<p>&#8220;Kita juga harap DPRD mendukung semua program prioritas yang semuanya sudah tahu. Kalau soal BUMD, kita akan tetap jalankan, tapi tidak ada tambahan anggaran,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Kepri Naharuddin mengatakan, defisit Provinsi Kepri akan terjadi di awal tahun 2019, yakni, kurang lebih sekitar Rp. 356 miliar.</p>
<p>Namun untuk saat ini infrastruktur tetap jalan, program yang mnyentuh masyarakat akan dilanjutkan di APBD-P.</p>
<p>&#8220;Memang benar APBD-P kita berkurang Rp. 10 miliar dari APBD murni, tapi itu bukan defisit. APBD-P kita sekarang sekitar Rp. 3,584 triliun, dan defisit kita itu akan terjadi dipembayaran awal tahun, yakni, jadi tunda bayar,&#8221; kata Naharuddin.</p>
<p>Sementara untuk dana tunda salur dari pusat, Naharuddin belum bisa memastikan dapat berapa untuk membantu menopang APBD-P Kepri. &#8220;Kita tidak bisa pastikan, belum tahu dari pusat,&#8221; ungkapnya.*</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/">Defisit Anggaran, Program Prioritas Tetap Jalan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-program-prioritas-tetap-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Defisit Anggaran, Dua Tahun Pelantar Roboh Tidak Diperbaiki</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2017 12:26:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pu]]></category>
		<category><![CDATA[pelantar asam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=12515</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/" title="Defisit Anggaran, Dua Tahun Pelantar Roboh Tidak Diperbaiki" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/">Defisit Anggaran, Dua Tahun Pelantar Roboh Tidak Diperbaiki</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tanjungpinang Irfan mengatakan, perbaikan Pelantar Asam yang berada dikawasan Pasar KUD RT 02 RW 07 menungu ketersediaan anggaran.</p>
<p>Menurutnya, kondisi anggaran lagi defisit sehinga pihaknya belum bisa untuk memperbaiki Pelantar yang telah roboh dua tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Sudah kami cek ke lokasi langsung dan juga sudah di usulkan tinggal tunggu anggaran pengerjaannya dari pihak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),&#8221; ucapnya kepada &nbsp;awak media, Kamis (7/9).</p>
<p>Ia mengatakan berdasar hasil survei tahun lalu, jumlah anggaran yang harus di gelontorkan untuk perbaikan pelantar tersebut &nbsp;berjumlah Rp 120 juta.</p>
<p>&#8220;Survei kami pada tahun lalu itu sekitar Rp 120 Juta untuk memperbaiki sekitar 25 Meter pelantar yang roboh dan kami juga sudah mengusulkan pada hasil survei Januari ke Bappeda Kota Tanjungpinang.&#8221; jelasnya</p>
<p>Dirinya berharap agar masyarakat sekitar bersabar, dikarenakan masih banyak tempat yang sudah di usulkan namun belum bisa dikerjakan, dikarenakan ketersediaan dana sedang defisit.</p>
<p>&#8220;Ada sampai 6 tahun belum dikerjakan, itu semua dikarenakan anggaran sedang devisit,&#8221; ujarnya</p>
<p><b>Muhammad Danu</b></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/">Defisit Anggaran, Dua Tahun Pelantar Roboh Tidak Diperbaiki</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaran-dua-tahun-pelantar-roboh-tidak-diperbaiki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Defisit Anggaran,Pembangunan Fisik Tidak Terkejar</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2015 01:22:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan fisik]]></category>
		<category><![CDATA[tidak terkejar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=2135</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tanjungpinang,(BR)-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan , memasuki akhir tahun 2015 pelaksanaan pembagunan fisik di Kota <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/" title="Defisit Anggaran,Pembangunan Fisik Tidak Terkejar" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/">Defisit Anggaran,Pembangunan Fisik Tidak Terkejar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tanjungpinang,(BR)-Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan , memasuki akhir tahun 2015  pelaksanaan pembagunan fisik di Kota Tanjungpinang  tidak terkejar.</p>
<p>Menurut Lis , Hal ini dikarenakan pengaruh devisit anggaran pada tahun 2015 ini. Meskipun APBD Perubahan tahun 2015 sudah disahkan.</p>
<p>Dalam hal ini, kata Lis, Pemerintah Tanjungpinang melakukan  berkoordinasi dengan pihak Provinsi dan Gubernur Kepri guna mengatatasi persoalan ini.</p>
<p>Pasalnya untuk kegiatan  pembangunan di Kota Tanjungpinang, masih tergantung dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).</p>
<p>Hampir 75 persen daerah di Indonesia juga tergantung dari dana APBD.Lain halnya dengan kota Batam tidak tergantung pada anggaran.Karena Batam merupakan daerah industri yang mampu memperoleh pendapatan daerah sendiri.</p>
<p>&#8221;  Tanjungpinang bukan kawasan Industri dan bukan daerah penghasil,&#8221; ujar Walikota.(RAMDAN)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/">Defisit Anggaran,Pembangunan Fisik Tidak Terkejar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/defisit-anggaranpembangunan-fisik-tidak-terkejar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
