<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPOM Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/bpom-tanjungpinang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jun 2026 07:56:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>BPOM Tanjungpinang | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BPOM Tanjungpinang Temukan 72 Produk Tanpa Izin Edar</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2022 03:06:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Temukan 72 Produk Tanpa Izin Edar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=52235</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menemukan 72 produk yang dijual tanpa <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/" title="BPOM Tanjungpinang Temukan 72 Produk Tanpa Izin Edar" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/">BPOM Tanjungpinang Temukan 72 Produk Tanpa Izin Edar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menemukan 72 produk yang dijual tanpa izin edar di wilayah setempat.</p>
<p>Kepala BPOM Tanjungpinang Rai Gunawan mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 2022 ini, pihaknya melakukan intensifikasi pengawasan terhadap makanan dan produk yang beredar di Tanjungpinang.</p>
<p>Menurutnya, sasaran utama dalam intensifikasi itu yakni pangan olahan tanpa izin edar, kedaluarsa dan rusak atau kemasan penyok, bocor, hingga kaleng berkarat.</p>
<p>&#8220;Pengawasan dilakukan pada importir, distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, para pembuat atau penjual parsel, serta pangan berbuka puasa,&#8221; ujar Rai, Senin (25/4/2022).</p>
<p>Kata Rai, intensifikasi pengawasan pangan ini dilakukan dalam enam tahap, dimulai dari 28 Maret hingga 6 Mei 2022.</p>
<p>Dari intensifikasi itu, BPOM Tanjungpinang menemukan dua sarana dari 17 sarana yang tidak memenuhi ketentuan.</p>
<p>Kemudian BPOM Tanjungpinang menemukan 72 item produk pangan olahan tanpa izin edar dan 1 item produk yang kedaluwarsa.</p>
<p>Rai menuturkan, tindak lanjut terhadap pangan olahan TIE dan kedaluwarsa tersebut akan dimusnahkan. </p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/">BPOM Tanjungpinang Temukan 72 Produk Tanpa Izin Edar</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-temukan-72-produk-tanpa-izin-edar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM Hentikan Sementara Penjualan Kinder Joy di Tanjungpinang</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2022 04:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Hentikan Sementara Penjualan Kinder Joy]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Kinder Joy]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Varian Kinder Joy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=51523</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menghentikan sementara penjualan produk Kinder Joy <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/" title="BPOM Hentikan Sementara Penjualan Kinder Joy di Tanjungpinang" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/">BPOM Hentikan Sementara Penjualan Kinder Joy di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menghentikan sementara penjualan produk Kinder Joy yang ada di wilayah setempat.</p>
<p>Selama penarikan, beragam produk dengan nama varian Kinder Joy, Kinder Joy for Boys, dan Kinder Joy for Girls itu secara random akan diuji keamanan pangannya.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara produk kinder yang ada di Indonesia dihentikan sementara peredarannya sambil menunggu hasil uji Badan POM keluar,&#8221; ujar Kepala BPOM Tanjungpinang Rai Gunawan, Selasa (12/4/2022).</p>
<p>Pengujian dilakukan setelah ada penarikan secara sukarela produk kinder joy di Eropa seperti Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Swedia, karena ada temuan mengandung bakteri salmonella.</p>
<p>&#8220;Jadi bakteri salmonella ini menyebabkan sakit perut, gejalanya bisa demam, tapi belum sampai menyebabkan keparahan atau kematian,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, produk Kinder Joy yang beredar di Eropa diproduksi produsen di Belgia. Di Indonesia produk Kinder Joy tersebut tidak mendapatkan izin edar dari BPOM.</p>
<p>Sedangkan produk Kinder Joy yang beredar di Indonesia diproduksi produsen di India.</p>
<p>&#8220;Untuk prinsip kehati-hatian Badan POM tetap melakukan pengawasan yaitu sampling dan pembuktian secara random untuk produk kinder Joy yang ada di Indonesia,&#8221; ujarnya. </p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/">BPOM Hentikan Sementara Penjualan Kinder Joy di Tanjungpinang</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bpom-hentikan-sementara-penjualan-kinder-joy-di-tanjungpinang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM Tanjungpinang Awasi Takjil Berbahaya Selama Ramadhan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2022 14:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Sahrul]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Awasi Takjil Berbahaya Selama Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan 1443 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil Berbahaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=51065</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan memastikan tidak ada <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/" title="BPOM Tanjungpinang Awasi Takjil Berbahaya Selama Ramadhan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/">BPOM Tanjungpinang Awasi Takjil Berbahaya Selama Ramadhan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Balai Pengawas Obat dan Makanan (<a href="https://barometerrakyat.com/?s=BPOM">BPOM</a>) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, akan memastikan tidak ada <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Takjil+Ramadhan">takjil</a> berbahaya yang beredar saat <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Ramadhan+1443+Hijriah">Ramadhan</a>.</p>
<p>Kepala BPOM Tanjungpinang Rai Gunawan menuturkan, pengawasan oleh <a href="https://barometerrakyat.com/?s=BPOM">BPOM</a> terhadap takjil atau jajanan berbuka puasa rutin dilakukan.</p>
<p>“Kita mengawasi, agar pangan yang dijual terutama <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Takjil+Ramadhan">Takjil</a> bebas dari bahan berbahaya, seperti mengandung formalin, borak, dan pewarna tekstil,” ujarnya, Senin (4/4/2022).</p>
<p>BACA JUGA: <a href="https://barometerrakyat.com/jadwal-imsak-batam-selasa-5-april-2022-lengkap-waktu-sholat-dan-buka-puasa/">Jadwal Imsak Batam Selasa, 5 April 2022, Lengkap Waktu Sholat dan Buka Puasa</a></p>
<p>Menurutnya pengawasan ini akan dilaksanakan sepanjang bulan suci Ramadhan. Pada hari ini ada tiga titik yang dilakukan pengawasan yakni Taman Batu 10, sekitar Hotel RAV Batu 9 dan sekitar Pinlang Mas.</p>
<p>&#8220;Seluruh <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Takjil+Ramadhan">sampel takjil</a> nantinya akan dibawa ke Mobil Laboratorium keliling di Taman Batu 10 untuk dilakukan pengujian,” jelasnya.</p>
<p>Jika nanti ditemukan sampel yang mengandung bahan-bahan berbahaya, pihaknya akan menyerahkan hasilnya ke pemerintah setempat untuk dilakukan pembinaan.</p>
<p>BACA JUGA: <a href="https://barometerrakyat.com/aturan-operasional-thm-di-tanjungpinang-diskotik-hingga-panti-pijat-tutup-total-selama-ramadhan/">Aturan Operasional THM di Tanjungpinang, Diskotik hingga Panti Pijat Tutup Total Selama Ramadhan</a></p>
<p>Ia mengimbau, bagi para pedagang yang menjual <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Takjil+Ramadhan">takjil</a>, agar memperhatikan kebersihan dagangannya serta tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya.</p>
<p>“Masyarakat juga harus cerdas dan memilih untuk membeli <a href="https://barometerrakyat.com/?s=Takjil+Ramadhan">takjil</a> yang dikonsumsi,” imbuhnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/">BPOM Tanjungpinang Awasi Takjil Berbahaya Selama Ramadhan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bpom-tanjungpinang-awasi-takjil-berbahaya-selama-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM Melakukan Pengawasan Intensif Jelang Lebaran Idul Fitri</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2021 03:47:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Melakukan Pengawasan Intensif Jelang Lebaran Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=43526</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang melaksanakan Intensifikasi Pengawasan Pangan Selama Ramadhan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/" title="BPOM Melakukan Pengawasan Intensif Jelang Lebaran Idul Fitri" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/">BPOM Melakukan Pengawasan Intensif Jelang Lebaran Idul Fitri</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang melaksanakan Intensifikasi Pengawasan Pangan Selama Ramadhan dan Menjelang Idul Fitri 1442 H tahun 2021 di wilayah setempat.</p>
<p>Kepala BPOM Tanjungpinang Rai Gunawan mengatakan, pengawasan pangan itu dilaksanakan serentak ole BPOM di seluruh Indonesia yang dimulai dari tanggal 5 April sampai 21 Mei 2021</p>
<p>&#8220;Pengawasan ini untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK), khususnya selama Ramadhan dan Idul Fitri,&#8221; kata Rai saat dihubungi, Selasa (11/5).</p>
<p>Ia menyampaikan, target utama pengawasan adalah pangan olahan Tanpa Izin Edar (TIE), kedaluarsa dan rusak (kemasan penyok, bocor, kaleng berkarat, dan lain-lain).</p>
<p>Rai menegaskan pengawasan dilakukan pada sarana distribusi pangan (importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, para pembuat atau penjual parsel) serta pangan berbuka puasa (takjil ramadhan).</p>
<p>Hasil pengawasan sampai dengan Tahap III 5 April sampai 23 April 2021, dari 6 sarana distribusi pangan yang diperiksa, terdapat 5 sarana memenuhi ketentuan sebesar 83,33% dan 1 sarana tidak memenuhi Ketentuan sebesar 16,67%.</p>
<p>Sementara ditemukan 1 item produk pangan olahan Tanpa Izin Edar (TIE). Tindak lanjut terhadap pangan olahan yang ditemukan Tanpa Izin Edar adalah diturunkan dari display dan dimusnahkan, serta dilakukan pembinaan ke penjual agar tidak menerima atau menjual produk yang TMK (produk tanpa izin edar, kedaluarsa, dan rusak).</p>
<p>&#8220;Produknya berupa permen tanpa izin edar dari Malaysia, disalah satu swalayan. Sebanyak 1 bungkus, sudah dimusnahkan dan pemilik diberikan pembinaan dan teguran,&#8221; jelas Rai.</p>
<p>Selain itu, Rai memaparkan dari hasil pengawasan pangan berbuka puasa berupa takjil menunjukkan bahwa dari 89 pangan berbuka puasa (takjil ramadhan) yang dilakukan sampling dan pengujian dengan Rapid Test Kit, diketahui bahwa 89 sampel 100 persen Memenuhi Syarat (MS).</p>
<p>&#8220;Artinya tidak ditemukan sampel takjil ramadhan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan methanyl yellow,&#8221; paparnya.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/">BPOM Melakukan Pengawasan Intensif Jelang Lebaran Idul Fitri</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bpom-melakukan-pengawasan-intensif-jelang-lebaran-idul-fitri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BPOM Imbau Tidak Gunakan Kresek Untuk Bungkus Hewan Kurban</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2019 05:13:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Imbau Tidak Gunakan Kresek]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk Hewan Kurban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=28719</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/" title="BPOM Imbau Tidak Gunakan Kresek Untuk Bungkus Hewan Kurban" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/">BPOM Imbau Tidak Gunakan Kresek Untuk Bungkus Hewan Kurban</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanjungpinang menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kantong kresek sebagai wadah pangan.</p>
<p>Kepala BPOM Tanjungpinang Mardianto mengatakan, sebagian besar kantong kresek merupakan hasil daur ulang plastik.</p>
<p>Plastik daur ulang tersebut umumnya berasal dari limbah wadah bekas produk pangan, bahan kimia, pestisida, kotoran hewan atau manusia, dan lain-lain.</p>
<p>Dalam proses pembuatan, lanjut dia, menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan.</p>
<p>&#8220;Kami himbau untuk tidak menggunakan kantong plastik kresek daur ulang untuk mewadahi langsung berbagai jenis bahan baku pangan misalnya daging, ikan, serta berbagai jenis makanan siap santap,&#8221; imbaunya.</p>
<p>Mardianto menyarankan jenis bahan plastik yang relatif aman digunakan untuk makanan itu HDPE, LDPE, Polietilen Tereftalat (PET), dan Polipropilen (PP), dan yang mencantumkan logo tara pangan berupa simbol berbentuk gelas dan garpu.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu juga harus memperhatikan petunjuk penggunaan dari produsen,&#8221; jelasnya.</p>
<p><span style="color: #999999;">Redaksi</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/">BPOM Imbau Tidak Gunakan Kresek Untuk Bungkus Hewan Kurban</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bpom-imbau-tidak-gunakan-kresek-untuk-bungkus-hewan-kurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
