<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Begini Jadinya | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/begini-jadinya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2026 02:23:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Begini Jadinya | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Begini Jadinya, Tangkap Ikan Hiu Tanpa Dokumen</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2018 01:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Begini Jadinya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap Ikan Hiu Tanpa Dokumen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=19768</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211; Lanal Tarempa mengamankan kapal ikan yang diduga tidak dilengkapi dengan dokumen yang <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/" title="Begini Jadinya, Tangkap Ikan Hiu Tanpa Dokumen" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/">Begini Jadinya, Tangkap Ikan Hiu Tanpa Dokumen</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG &#8211; Lanal Tarempa mengamankan kapal ikan yang diduga tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah saat menangkap ikan di sekitar Desa Ladan, Tenggara Pulau Palmatak, Anambas.</p>
<p>Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laskamana Pertama TNI R. Eko Suyatno menyampaikan, Kapal Ikan Indonesia tersebut ditangkap KAL Baruk saat melakukan patroli pada 28 Juli 2018 di sekitar Desa Ladan, Tenggara Pulau Palmatak.</p>
<p>Kapal bernama KM. Borneo Pearl dinahkodai oleh Isamudin dengan 9 orang Anak Buah Kapal dan 2 orang penumpang tanpa dokumen.</p>
<p>“Saat diperiksa KAL Baruk, KII yang diketahui bermuatan ikan hiu sebanyak 850 Kg, sirip hiu seberat 5 kg dan cumi sebanyak 25 kg tidak bisa menunjukan dokumen yang diperlukan,” papar Danlantamal IV.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, selanjutnya kapal diamankan dan dikawal menuju Lanal Tarempa untuk proses lebih lanjut.</p>
<p>Adapun beberpa dugaan pelanggaran diantaranya kapal berlayar tidak dilengkapi dengan SPB, kapal tidak dilengkapi crewlist/sijil, kapal tidak dilengkapi SIPI dan ikan hasil tangkapan diduga hewan yang dilindungi.</p>
<p>Dugaan sementara KII tersebut melanggar UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikan Pasal 93 ayat 1 dan Pasal 98 serta melanggar Pasal 312 UU Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran.***</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/">Begini Jadinya, Tangkap Ikan Hiu Tanpa Dokumen</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-tangkap-ikan-hiu-tanpa-dokumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Begini Jadinya Minta Jodoh Kepada Dukun</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Feb 2018 00:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Begini Jadinya]]></category>
		<category><![CDATA[Kepada Dukun]]></category>
		<category><![CDATA[Minta Jodoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=15813</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta. Satu pelaku dugaan pencabulan Dwi Agus Purwanto (40) diamankan Polres Metro Jakarta Selatan, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/" title="Begini Jadinya Minta Jodoh Kepada Dukun" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/">Begini Jadinya Minta Jodoh Kepada Dukun</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta.</strong> Satu pelaku dugaan pencabulan Dwi Agus Purwanto (40) diamankan Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (11/2) kemarin.</p>
<p>Pelaku diamankan dikediamannya Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.</p>
<p>Pelaku menjalankan aksinya dengan modus sebagai dukun dapat memperdaya tiga orang korban yakni inisial HD, SB dan NA.</p>
<p>Pencabulan bermula ketika korban meminta bantuan pelaku agar bisa mendapatkan jodoh.</p>
<p>Usai berkonsultasi, pelaku mengaku korban tak bisa dapat jodoh karena sosok genderuwo yang ada di dalam tubuh korban.</p>
<p>“Pelaku menyampaikan ke korban untuk menghilangkan genderuwo harus dilakukan terapi ataupun suatu bentuk ritual tertentu,&#8221; kata Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bismo Teguh kepada wartawan seperti dilansir Jpnn, Selasa (13/2).</p>
<p>Ketika itu barulah pelaku beraksi. Dia meminta korban bersetubuh denganya pada malam hari.</p>
<p>Hal itu kata pelaku adalah bagian ritual menghilangkan genderuwo, pelaku mengeksekusi korban dikediamannya.</p>
<p>Pelaku sudah melakukan beberapa kali persetubuhan dengan korban dengan maksud genderuwo itu benar-benar keluar dari dalam diri korban.</p>
<p>Pelaku meyakinkan korban agar tak perlu takut ketika berhubungan badan dengannya.</p>
<p>“Pelaku mengatakan kemaluan korban akan kembali seperti semula nantinya,” imbuh dia.</p>
<p>Setelah beberapa kali bersenggama dengan pelaku, korban yang tak kunjung dapat jodoh akhirnya geram dan merasa ditipu, kemudian korban melapor ke polisi.</p>
<p>Pelaku dikenakan Pasal 285 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan atau pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Red/Jpnn)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/">Begini Jadinya Minta Jodoh Kepada Dukun</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/begini-jadinya-minta-jodoh-kepada-dukun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
