<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bea Cukai | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/bea-cukai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jul 2026 09:23:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Bea Cukai | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kronologi Bea Cukai Amankan Barang Ilegal dari Batam ke Bintan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2022 12:03:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Ilegal dari Batam ke Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Kronologi Bea Cukai Amankan Barang Ilegal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=49372</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kronologi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang mengamankan kapal kayu pengangkut <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/" title="Kronologi Bea Cukai Amankan Barang Ilegal dari Batam ke Bintan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/">Kronologi Bea Cukai Amankan Barang Ilegal dari Batam ke Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Kronologi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang mengamankan kapal kayu pengangkut barang diduga ilegal di di Perairan Lobam, Bintan Utara, Bintan, Jum&#8217;at (18/2) malam.</p>
<p>Pejabat Fungsional KPPBC Tanjungpinang Kurniawan menyampaikan kronologi penangkapan berawal Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Tanjungpinang melakukan patroli di Perairan Lobam-Tanjung Uban.</p>
<p>Saat itu tim melihat satu kapal tanpa nama melaju dari Batam menuju Perairan Lobam. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.</p>
<p>&#8220;Dalam kapal tersebut membawa barang campuran asal Kawasan Bebas Batam tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan,&#8221; jelasnya dalam keterangan, Senin (21/2).</p>
<p>Menurutnya, Tim P2 Bea Cukai langsung membawa kapal tersebut menuju pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura. Barang dan kapal yang digunakan langsung dilakukan penyegelan dan penegahan.</p>
<p>Barang-barang diamankan diantaranya spring bed, bantal, Ban mobil, barang bangunan, puluhan kardus yang bertuliskan Boxx 33 (KALTIM) dan televisi berukuran besar.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil pemeriksaan barang tersebut dibawa dari Pelabuhan Punggur dengan tujuan Pelabuhan Gentong Tanjung Uban,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, dugaan sementara pelanggaran yang dilakukan melanggar pasal 30 ayat 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari Kawasan yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/">Kronologi Bea Cukai Amankan Barang Ilegal dari Batam ke Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/kronologi-bea-cukai-amankan-barang-ilegal-dari-batam-ke-bintan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3.442 Mobil Mewah Masuk Bintan, Mahasiswa Demo Bea Cukai</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2019 10:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Mewah]]></category>
		<category><![CDATA[PMII Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24157</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tanjungpinang menggelar <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/" title="3.442 Mobil Mewah Masuk Bintan, Mahasiswa Demo Bea Cukai" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/">3.442 Mobil Mewah Masuk Bintan, Mahasiswa Demo Bea Cukai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG</strong>. Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tanjungpinang menggelar aksi ujuk rasa di Pelantaran Tugu Proklamasi, Tepi Laut. Rabu (2/1).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ujuk rasa tersebut, mahasiswa mempertanyakan kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungpinang, keuntungan negara atas masuknya mobil mewah sebanyak 3.442 unit di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam untuk fumigasi (metode Pengendalian hama mengunakan pestisida).</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kita tidak mau negara Indonesia dijadikan tempat pembuangan kuman,&#8221; teriak koordinator lapangan (korlap) Pandi Ahmad saat menyampaikan orasi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita meminta kepada pihak Bea Cukai untuk membuka secara transparan berapa pendapatan negara dengan adanya kegiatan mobil mewah tersebut,” sambung dia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pihaknya meminta kepada kepolisian dan kejaksaan untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut, karena pihaknya menilai ada unsur pelanggaran hukum yang terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita tidak ingin negara ini di perjual belikan oleh oknum atau sekelompok orang yang ingin memenuhi keinginan dan keuntungan sendiri,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi aksi tersebut, Humas Bea Cukai Tanjungpinang Oka Setiawan mengatakan, aktivitas pembongkaran mobil mewah yang terjadi di perairan Lobam Kabupaten Bintan, tidak ada permasalahan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Ribuan mobil mewah itu berasal dari Jerman dengan tujuan Australia, berhenti di perairan Lobam hanya untuk membersihkan mobil-mobil dan kapal, karena infonya disinyalir ada kutu di mobil-mobil itu,&#8221; ucapnya kepada awak media.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia memastikan aktifitas tersebut sudah mendapat izin dari Bea Cukai Tanjungpinang.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ditanya mengenai keuntungan yang didapat negara atas aktifitas tersebut, Oka menjelaskan, ada pajak maupun biaya-biaya lain yang dikelola PT Sucofindo Bintan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita kurang tahu berapa keuntungan yang didapatkan sucofindo, tapi yang jelas itu pasti ada hitung-hitungannya yang akan masuk ke negara,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #999999;">SAHRUL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/">3.442 Mobil Mewah Masuk Bintan, Mahasiswa Demo Bea Cukai</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/3-442-mobil-mewah-masuk-bintan-mahasiswa-demo-bea-cukai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
