<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Barang Haram | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/barang-haram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Barang Haram | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 09:07:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Haram]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tanjungpinang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=23191</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM. Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat. Dalam <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/" title="Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/">Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM</strong>. Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pengungkapan tersebut polisi berhasil mengamankan satu pelaku inisal ZL pada Jumat, 16 November 2108 sekira pukul 20.45 Wib.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku diamankan di Jalan Batu Kucing, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari perbuatannya, pelaku harus mendekam dibalik jeruji besi.</p>
<p style="text-align: justify;">Wakapolres Tanjungpinang Kompol Sujoko dalam konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (21/11) menerangkan diamankan pelaku berawal dari informasi masyarakat ada seorang wanita yang diduga memiliki narkoba jenis sabu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sat Res Narkoba langsung melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut dan melihat seorang wanita yang sesuai dengan informasi mengendari sepeda motor Yamaha Mio.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ditemukan barang haram tersebut. &#8220;Ditemukan dua paket narkotika diduga jenis sabu dalam bra yang digunakan pelaku,&#8221; ucapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia mengatakan, setelah diintrogasi pelaku yang berkerja sebagai pedagang mengaku barang haram tersebut miliknya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain satu unit handpone nokia, sepeda motor Yamaha Mio.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dari mana barang haram tersebut didapatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaku diancam dengan pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2009 tentang Narkotika.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar. (sah)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/">Barang Terlarang Dalam Bra Berujung Penjara</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/barang-terlarang-dalam-bra-berujung-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
