<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bappenas Bongkar Kegagalan | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/bappenas-bongkar-kegagalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Bappenas Bongkar Kegagalan | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bappenas Bongkar 4 Kegagalan Pemerintah Jokowi-JK</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2019 09:11:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bappenas Bongkar Kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegagalan Jokowi-JK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=30230</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) gagal mencapai <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/" title="Bappenas Bongkar 4 Kegagalan Pemerintah Jokowi-JK" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/">Bappenas Bongkar 4 Kegagalan Pemerintah Jokowi-JK</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, JAKARTA. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) gagal mencapai empat target ekonomi makro yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro usai Sidang Kabinet Paripurna terakhir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (3/10) kemarin.</p>
<p>Pertama, dari sisi pertumbuhan ekonomi. Dalam RPJMN 2015-2019, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat mulai 2015-2016.</p>
<p>Pada 2017, ekonomi diperkirakan sudah mencapai kisaran 7,1 persen. Lalu, melaju di kisaran 7,5 persen pada 2018 dan 8 persen pada 2019.</p>
<p>Nyatanya, ekonomi domestik hanya mampu melaju di angka 4,79 persen pada 2015, 5,02 persen pada 2016, 5,07 persen pada 2017, dan 5,17 persen pada 2018.</p>
<p>Secara rata-rata, pertumbuhan ekonomi baru mencapai kisaran 5 persen. Bahkan, per semester I 2019, ekonomi cuma tumbuh di kisaran 5,06 persen.</p>
<p>“Memang ini lebih rendah dibandingkan RPJMN lima tahun sebelumnya (2010-2014) yang rata-rata mendekati 5,5 persen sampai 6 persen,” ucap Bambang.</p>
<p>Menurut Bambang, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2010-2014 berhasil lebih baik dari periode 2015-2019 karena didukung oleh tingginya harga komoditas di pasar internasional.</p>
<p>Hal tersebut membuat sumbangan ekonomi dari kegiatan ekspor cukup tinggi.</p>
<p>“Ketika kabinet ini dimulai, kita tahu bahwa booming harga komoditas sudah berakhir dan akibatnya, kita (Indonesia) tumbuh di kisaran 5 persen, yang mungkin dianggap lebih rendah, tetapi paling tidak termasuk relatif tinggi untuk ekonomi sebesar Indonesia,” terangnya.</p>
<p>Beruntung, pertumbuhan ekonomi nasional masih berada di atas negara-negara lain.</p>
<p>Indonesia, katanya, hanya kalah dari China dan India yang tumbuh di kisaran 6 persen.</p>
<p>Kedua, tingkat kemiskinan. Dalam RPJMN 2015-2019, tingkat kemiskinan diproyeksi menurun ke kisaran 7 persen sampai 8 persen pada penghujung tahun ini.</p>
<p>Sementara per Maret 2019, tingkat kemiskinan masih berada di angka 9,41 persen.</p>
<p>Bahkan, proyeksi Bambang, kemiskinan hanya akan mentok di kisaran 9,2 persen pada akhir tahun ini.</p>
<p>Ketiga, tingkat ketimpangan alias gini ratio. Semula pemerintah memperkirakan gini ratio bisa mencapai 0,36 pada akhir tahun ini. Namun, per Maret 2019 baru mencapai 0,382.</p>
<p>“Ini belum mencapai, namun terpenting trennya sudah kami bangun. Trennya menjauh atau lebih rendah,” klaimnya.</p>
<p>Keempat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pemerintah semula memperkirakan IPM bisa mencapai 76,3 pada 2019.</p>
<p>Sayangnya, IPM baru mencapai angka 71,3 pada akhir 2018. Bambang sendiri memperkirakan capaian IPM Indonesia hanya mencapai 72 pada akhir tahun ini.</p>
<p>Kendati sejumlah indikator meleset dari target, namun menurutnya, pemerintah setidaknya mampu memenuhi target inflasi.</p>
<p>Per September 2019, inflasi berada di kisaran 3,39 persen per September 2019. Angka ini berada dalam target RPJMN 2015-2019 di kisaran 3,5 persen sampai 5 persen.</p>
<p><span style="color: #999999;">Sumber : Deliknews</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/">Bappenas Bongkar 4 Kegagalan Pemerintah Jokowi-JK</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/bappenas-bongkar-4-kegagalan-pemerintah-jokowi-jk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
