<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bahaya Varian Baru COVID-19 | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/bahaya-varian-baru-covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 22:48:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Bahaya Varian Baru COVID-19 | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemprov Kepri Waspada Masuknya Varian Baru Corona Delta</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 07:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Varian Baru COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tjetjep Yudiana]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Baru Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Varian Delta Plus]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada Masuknya Varian Baru Corona Delta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=44024</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Wakil Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana mengatakan, pemerintah <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/" title="Pemprov Kepri Waspada Masuknya Varian Baru Corona Delta" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/">Pemprov Kepri Waspada Masuknya Varian Baru Corona Delta</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Wakil Ketua Harian Tim Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana mengatakan, pemerintah Provinsi Kepri terus waspada akan masuknya varian baru virus Covid-19 yakni varian Delta.</p>
<p>Menurutnya, varian baru virus Covid-19 Delta ini merupakan varian yang sangat berbahaya, selain penularannya yang sangat cepat dibandingkan varian lainnya, varian Delta ini juga lebih ganas menyerang kekebalan tubuh atau imun.</p>
<p>&#8220;Kita terus meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19, hal ini guna menangkal terpaparnya akan virus Covid-19 ini,&#8221; ujar Tjetjep.</p>
<p>Tjetjep Yudayana mengatakan bahwa virus Covid-19 Delta ini selain memiliki gejala-gejala umum seperti virus Covid-19 biasa pada umumnya namun lebih memiliki gejala-gejala tambahan yang seperti gangguan sistem pendengaran, gangguan hati, gangguan pada saluran pencernaan sehingga bakal mengakibatkan pembekuan darah, serta penyebarannya yang mampu 60 kali lebih cepat dibandingkan varian biasa.</p>
<p>&#8220;Hal ini yang dikhawatirkan jika masuk dapat menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 besar seperti yang terjadi di Kudus dan Madura beberapa waktu lalu,&#8221; ujar Tjetjep.</p>
<p>Serta lanjut Tjetjep varian baru virus Covid-19 Delta ini dikatakan mampu menurunkan efektivitas vaksinasi Covid-19 yang diterima masyarakat.</p>
<p>&#8220;Misalnya vaksinasi Covid-19 yang di terima masyarakat efektivitasnya 70 persen dikarenakan varian Delta ini dapat menurunkan efektivitas vaksinasi Covid-19 sebesar 20 persen, sehingga efektivitas menjadi 50 persen, apalagi untuk mereka yang tidak di vaksin sangat berbahaya sekali,&#8221; ujar Tjetjep.</p>
<p>Untuk itu, Tjetjep tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tidak abai dan lengah akan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Serta manfaatkan vaksinasi Covid-19 yang diberikan pemerintah untuk melindungi diri kita dan orang lain di sekitar kita dari dari penyebaran Covid-19,&#8221; jelas Tjetjep kembali.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/">Pemprov Kepri Waspada Masuknya Varian Baru Corona Delta</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/pemprov-kepri-waspada-masuknya-varian-baru-corona-delta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
