<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anak-Anak | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/anak-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 00:03:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Anak-Anak | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Walah ! Polisi Tangkap Anak-Anak Pencuri Motor</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2017 06:41:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Tanjungpinang Timur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=13389</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur berhasil meringkus tiga pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/" title="Walah ! Polisi Tangkap Anak-Anak Pencuri Motor" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/">Walah ! Polisi Tangkap Anak-Anak Pencuri Motor</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang</strong>. Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur berhasil meringkus tiga pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang telah beraksi dibeberapa tempat di kota Tanjungpinang.</p>
<p>Ironisnya, tiga pelaku masih tergolong anak bawah umur yang masih duduk di Sekolah Menegah Atas (SMA) di Kota Tanjungpinang.</p>
<p>Tiga pelaku yakni inisial berinisial Z (17), W (16) dan D (17).</p>
<p>Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, tiga tersangka ini telah beraksi di lima tempat berbeda di lingkungan hukum Mapolsek Tanjungpinang Timur.</p>
<p>&#8220;Ada 5 Laporan Polisi (LP), dengan lima korban berbeda, dengan TKP Perum Mahkota Alam Raya, Parkiran masjid Nurul Islam, Perum Anugerah Pinang Raya, Jalan Nusantara Kilometer 13 Kijang dan yang terakhir di Kampung banbur sari,&#8221; ungkapnya saat pres rilis di Mapolsek Tanjungpinang Timur, Rabu (25/10).</p>
<p>Ia mengatakan bahwa ke lima korban tersebut telah melaporkan kasus ini di Mapolsek Tanjungpinang Timur.</p>
<p>Pihaknya, lanjut Tedjo melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tiga pelaku.</p>
<p>Ditangan ketiga pelaku polisi juga mengamankan lima kendaraan bermotor roda dua yang disinyalir sebagai barang hasil curian.</p>
<p>&#8220;BB yang berhasil di amankan dari tangan pelaku ada 5 jenis kendaraan bermotor dengan berbagai merek berbeda,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, modus yang digunakan ketiga pelaku yakni mengecek kendaraan roda dua yang sedang di parkir dan tidak di kunci stang.</p>
<p>Setelah berhasil menemukan kendaraan roda dua yang tidak terkunci stangnya,  ketiga pelaku langsung membawa lari kendaraan bermotor.</p>
<p>&#8220;Mereka terlebih dahulu mencari kendaraan yang tidak terkunci stangnya, setelah di dapat barulah mereka membawa kabur. Jadi mereka tidak memakai modus kunci T,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Tedjo menambahkan, tahap penyelidikan untuk ketiga pelaku akan di percepat. Karena proses hukum penyidik untuk anak di bawah umur hanyalah 14 hari setelah di limpahkan.</p>
<p>Tiga pelaku tersebut di ancaman dengan<br />
pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pencurian.</p>
<p><strong>Muhammad Danu</strong></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/">Walah ! Polisi Tangkap Anak-Anak Pencuri Motor</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/walah-polisi-tangkap-anak-anak-pencuri-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Angpao Dibagikan, Anak-Anak Berebutan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2017 03:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Angpao Dibagikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berebutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8369</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Ratusan umat Budha, merayakan tahun baru imlek dengan menggelar sembayang di Vihara Bahtra <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/" title="Angpao Dibagikan, Anak-Anak Berebutan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/">Angpao Dibagikan, Anak-Anak Berebutan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Ratusan umat Budha, merayakan tahun baru imlek dengan menggelar sembayang di Vihara Bahtra Sasana, Jalan Merdeka, Tanjungpinang. Sabtu (28/1)</p>
<p style="text-align: justify;">Usai melaksanakan sembahyang, masyarakat Tionghoa membagikan angpao. Pembagian angpao merupakan tradisi bagi masyarakat Tionghoa saat perayaan tahun baru Imlek.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembagian ini, dijadikan ladang bagi sebagian masyarakat Kota Tanjungpinang untuk mendapatkan rupiah.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pantauan media ini, puluhan anak-anak beserta orang tua dengan mengendong bayi tampak menungu pembagian angpao.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, tidak jarang, anak-anak dan ibu-ibu berebutan untuk medapatkan angpao yang dibagikan. Beruntung berebutan ini bisa dileraikan dari pihak Kepolisian yang berjaga di sekitar Vihara.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan, Anak-anak menggunakan topeng, Untuk mendapatkan angpao kedua kalinya. Aksi yang dilakukan anak ini, malah ketahuan oleh penjaga vihara.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu penjaga Vihara Bahtara Sasana Tan Aji (59) mengatakan membagikan angpao kepada masyarakat merupakan tradisi yang biasa dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, angpao yang diberikan sebenarnya diperuntukkan kepada orang tua yang tidak mampu, bukan anak-anak.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Angpao ini dibagi oleh pengunjung yang sembahyang, dibagikan untuk orang tua yang tidak mampu,&#8221; pungkasnya saat ditemui awak media di Vihara Bahtra Sasana.</p>
<p>(SAHRUL)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/">Angpao Dibagikan, Anak-Anak Berebutan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/angpao-dibagikan-anak-anak-berebutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak-Anak Kecanduan Gadget, Ini yang Terjadi</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2017 03:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Barometer Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Ini yang Terjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://barometerrakyat.com/?p=8190</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM. Rasanya sulit untuk membayangkan dunia tanpa keberadaan gedget. Apalagi hampir setiap aktivitas selalu bersinggungan <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/" title="Anak-Anak Kecanduan Gadget, Ini yang Terjadi" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/">Anak-Anak Kecanduan Gadget, Ini yang Terjadi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_8192" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><a href="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/images-2.jpg"><img src="http://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2017/01/images-2-300x180.jpg" alt="Ilustrasi Anak-anak Kecanduan Gadget Foto : Internet" width="300" height="180" class="size-medium wp-image-8192" /></a><figcaption class="wp-caption-text">Ilustrasi Anak-anak Kecanduan Gadget<br />Foto : Internet</figcaption></figure>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM. Rasanya sulit untuk membayangkan dunia tanpa keberadaan gedget. Apalagi hampir setiap aktivitas selalu bersinggungan dengan gadget, baik itu untuk keperluan komunikasi, hiburan maupun pekerjaan. </p>
<p>Awalnya teknologi komunikasi menjadikan yang jauh terasa dekat. Tapi ironisnya, berkat teknologi pula, yang dekat menjadi jauh karena setiap orang asyik dengan gadgetnya masing-masing. </p>
<p>Perkembangan teknologi juga tidak bisa dihindari oleh setiap orang. Demikian pula dengan anak-anak. </p>
<p>Anak-anak lekat gadget tentu memberi dampak positif sekaligus negatifnya.</p>
<p>Dampak positifnya jelas, anak-anak jadi lebih mengenal teknologi. Tidak gaptek alias gagap teknologi. Dalam banyak hal, kemampuan beradaptasi dengan teknologi sangat memudahkan anak untuk belajar dan mengembangkan diri.</p>
<p>Seperti yang dilansir Detikhealt, Selasa (17/1), Psikolog anak dan remaja dari RaQQi &#8211; Human Development &#038; Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, MPsi, mengatakan anak kecanduan gadget akan menjauhi lingkungan sosial, dengan lebih fokus dengan gadget, sehingga situasi disekeliling tidak mau ambil tahu. </p>
<p>Menurutnya, Tanda-tandanya sederhana anak kecanduan gadget, misalnya ketika anak terlalu lekat dengan ponselnya. Ketika ponselnya diminta misalnya, anak tersebut menangis.</p>
<p>&#8220;Dampak negatifnya anak-anak menjauhi lingkungan sosial dan lebih banyak bergaul dengan gadget,&#8221; kata nya</p>
<p>Dalam mengatasi anak kecanduan gadget, orang tua memegang peranan penting untuk menghindari dampak negatif penggunaan gadget bagi anak.</p>
<p>&#8220;Orang tua harus membuat rules atau batasan, kapan anak boleh menggunakan gadget dan kapan harus bersosialisasi.&#8221; ungkapnya</p>
<p>Tidak kalah penting, orang tua juga harus membantu anak-anak untuk mengalihkan perhatiannya dari gadget. Misalnya dengan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan.</p>
<p>&#8220;Anak-anak itu main gadget kadang-kadang cuma karena bosan, karena aktivitasnya itu-itu saja. Orang tua harus lebih kreatif,&#8221; pungkas Ratih.</p>
<p>Sumber : Detik<br />
(Redaksi)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/">Anak-Anak Kecanduan Gadget, Ini yang Terjadi</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/anak-anak-kecanduan-gadget-ini-yang-terjadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
