<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 23 May 2026 01:37:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 23:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=70021</guid>
		<description><![CDATA[<p>Jailani Ketua AMSI Kepri saat menyampaikan materi di  dialog  interaktif  AJI Tanjungpinang bersama masyarakat di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/" title="AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/">AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Jailani Ketua AMSI Kepri saat menyampaikan materi di  dialog  interaktif  AJI Tanjungpinang bersama masyarakat di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kamis (21/5)</strong></em></p>
<p>BINTAN &#8211; AJI Tanjungpinang kembali menggelar dialog interaktif bersama masyarakat di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kamis (21/5).</p>
<p>Pertemuan ini beragendakan mitigasi dan edukasi terkait penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Sei Lekop.</p>
<p>Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi menyebutkan, total kejadian karhutla di wilayah Kabupaten Bintan sejak Januari 2026 hingga tanggal 7 April 2026 sebanyak 349 kasus.</p>
<p>Ada peningkatan kejadian kebakaran dari tahun 2025 sebanyak 258 lokasi. Sebelumnya, tahun 2024 sebanyak 259 kasus, dan tahun 2023 berjumlah 327 kebakaran.</p>
<p>&#8220;Dari total kejadian karhutla tahun 2026 ini, mendominasi di wilayah Bintan Timur sebanyak 85 kasus, menyusul Kecamatan Gunung Kijang 80 kasus, dan Toapaya sebanyak 77 kejadian,&#8221; tutur Ariyadi.</p>
<p>Menurutnya, penyebab bencana kebakaran mendominasi faktor non alam. Yakni, ulah manusia seperti membuang puntung rokok, membakar ranting pohon di atas lahan kebun baru saat cuaca panas.</p>
<p>&#8220;Membakar sampah sembarangan hingga memicu penyebaran api ke lahan warga lainnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ariyadi mengajak peran aktif seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir kejadian kebakaran di lingkungan masing-masing.</p>
<p>&#8220;Diharapkan partisipatif dari RT, RW, lurah, hingga Camat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, saat musim pancaroba dan cuaca ekstrem yang tak menentu,&#8221; saran Ariyadi.</p>
<p>Selain karhutla, petugas pemadam kebakaran Bintan juga merespons cepat laporan warga mengenai penanganan reptil. Khususnya buaya yang populasinya mulai meningkat dan membahayakan jiwa manusia.</p>
<p>Namun ada kendala regulasi, bahwa satwa tersebut tidak boleh dibunuh, karena dilindungi oleh undang-undang.</p>
<p>Mengenai penanganan risiko hewan buas ini, BPBD dan instansi terkait telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan wilayah Pekanbaru-Tanjungpinang untuk membentuk satgas.</p>
<p>&#8220;Recananya, buaya-buaya yang berhasil ditangkap akan diserahkan ke Taman Safari Lagoi untuk penangkaran,&#8221; imbuh Aryadi.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Iptu Yofi Akbar, juga mengatakan, bagi setiap individu dan kelompok warga yang melakukan karhutla akan mendapatkan konsekuensi hukum.</p>
<p>Regulasi ini jelas tertuang di dalam KUHP, Undang-Undang kehutanan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta perkebunan.</p>
<p>&#8220;Kami dari kepolisian menjadi atensi dari Mabes Polri dan Polda Kepri tentang penanganan kasus kebakaran lahan dan hutan,&#8221; jelas Yofi kepada peserta dialog.</p>
<p>Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja.</p>
<p>&#8220;Apabila ada seorang warga membakar karhutla, maka kami proses hukum sesuai aturan yang berlaku,&#8221; ucapnya dengan singkat.</p>
<p>Selain kedua narasumber itu, mantan Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani, mengedukasi para Ketua RT/RW Kelurahan Sei Lekop, tentang literasi media untuk menghindari berita bohong yang masif di medsos.</p>
<p>Literasi ini sangat penting bagi masyarakat agar memiliki pemahaman serta mengetahui tindakan yang harus diambil saat berada dalam situasi darurat.</p>
<p>&#8220;Warga juga harus melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak terkait tentang suatu peristiwa kebakaran, dan kejadian lainnya,&#8221; sarannya.</p>
<p>Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kepri ini, khawatir terhadap warga yang menyebarkan informasi salah di medsos. Akibatnya, menimbulkan kegaduhan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami harapkan jangan sebar foto atau video yang tidak benar, nanti kena pidana Undang-Undang ITE,&#8221; imbuhnya</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/">AJI Tanjungpinang Edukasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/aji-tanjungpinang-edukasi-bahaya-karhutla-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
