<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahmad Dani | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/tag/ahmad-dani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2026 18:02:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Ahmad Dani | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Buat Apa Jadi Presiden Kalau Tidak Bisa Tegakan Hukum</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/#respond</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2019 01:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Dani]]></category>
		<category><![CDATA[Amir Syamsuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Buat Apa Jadi Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24873</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta. Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) era Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/" title="Buat Apa Jadi Presiden Kalau Tidak Bisa Tegakan Hukum" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/">Buat Apa Jadi Presiden Kalau Tidak Bisa Tegakan Hukum</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta</strong>. Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) era Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Amir Syamsuddin menilai pemerintah belum berhasil mempertemukan rasa keadilan dengan keadilan yang diinginkan rakyat Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Semalam saya nonton acara ILC, betul-betul terenyuh bagaimana melihat masih seorang Ahmad Dhani, Buni Yani, dan masih ada juga calon-calon lainnya yang kita khawatirkan akan muncul,&#8221; paparnya membeberkan kasus-kasus yang dinilai kental nuansa diskriminatif dalam diskusi bertajuk ‘Hukum Era Jokowi Mundur dan Zalim?’ dikutip dari RMOL, Sabtu (9/2).</p>
<p style="text-align: justify;">Hal semacam itu ditegaskannya muncul akibat kepemimpinan nasional yang memiliki problematika besar seperti ketidaktahuan, ketidakmampuan, dan ketidakmauan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Jadi kombinasi dari berbagai itu berujunglah di sini. Kemunduran dalam hukum kita,&#8221; tekannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal, sambung politisi senior Partai Demokrat ini, dengan segala kewenangan yang ada, Presiden RI Joko Widodo mestinya mampu melakukan langkah penegakan hukum tanpa harus mengintervensi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Presiden kita itu tidak boleh sedikit-sedikit bilang saya tidak mau intervensi, saya tidak mau mencampuri,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Lah, buat apa kamu jadi presiden, itu bukan mencampuri, tapi menegakkan hukum. Itu bukan mencampuri, otoritas dia sebagai presiden bisa melakukan langkah-langkah tanpa harus dinilai sebagai mencampuri,&#8221; pungkas Amir.</p>
<p><span style="color: #999999;">Redaksi | RMOL</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/">Buat Apa Jadi Presiden Kalau Tidak Bisa Tegakan Hukum</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/buat-apa-jadi-presiden-kalau-tidak-bisa-tegakan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fahri Hamzah Minta Prabowo Cabut UU ITE jika Jadi Presiden</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jan 2019 11:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Dani]]></category>
		<category><![CDATA[Fahri Hamzah]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=24672</guid>
		<description><![CDATA[<p>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyarankan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/" title="Fahri Hamzah Minta Prabowo Cabut UU ITE jika Jadi Presiden" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/">Fahri Hamzah Minta Prabowo Cabut UU ITE jika Jadi Presiden</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>BAROMETERRAKYAT.COM, Jakarta</strong>. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyarankan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dicabut jika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya menyarankan Prabowo menyatakan ketika berkuasa nanti UU ITE ini harus dicabut,&#8221; kata Fahri dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (29/1).</p>
<p style="text-align: justify;">Fahri mengomentari polemik UU ITE tak terlepas dari vonis yang diterima juru kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Dhani Prasetyo.</p>
<p style="text-align: justify;">Diketahui pentolan grup band &#8216;Dewa&#8217; itu divonis 1,5 tahun (18 bulan) penjara karena unggahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dhani terbukti melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)</p>
<p style="text-align: justify;">Fahri berpendapat UU ITE bahkan bisa membuat orang dijebloskan ke bui karena mengkritik.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal, dalam kasus Dhani, Fahri menilai Ahmad Dhani tidak keliru karena penista agama merupakan tindak pidana seperti diatur UU.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ini kan menghina yang mendukung tindak pidana. Bagaimana nasib nahi munkar mendatang?&#8221; ucap Fahri  yang juga wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).</p>
<p><span style="color: #999999;">Redaksi | CNN Indonesia</span></p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/">Fahri Hamzah Minta Prabowo Cabut UU ITE jika Jadi Presiden</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/fahri-hamzah-minta-prabowo-cabut-uu-ite-jika-jadi-presiden/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
