<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ragam | Barometerrakyat.com</title>
	<atom:link href="https://barometerrakyat.com/category/ragam-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<description>Tepat Cepat dan Terpecaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 08:46:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.0.25</generator>

<image>
	<url>https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2018/07/download-2-60x60.jpg</url>
	<title>Ragam | Barometerrakyat.com</title>
	<link>https://barometerrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perdebatan dan Akibatnya </title>
		<link>https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 03:39:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Perdebatan dan Akibatnya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69613</guid>
		<description><![CDATA[<p>Penulis: Dr. H. Zulkhaidir Pengurus Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Kepulauan Riau <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/" title="Perdebatan dan Akibatnya " itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/">Perdebatan dan Akibatnya </a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Penulis: Dr. H. Zulkhaidir</strong></em><br />
<em><strong>Pengurus Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Kepulauan Riau</strong></em></p>
<p><em><strong>Berita ANTARA “Pelaku Mutilasi Istri”,</strong></em> berita ini membuat miris  masyarakat Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri pada hari jum’at  27 Februari 2026 lalu.<br />
Menurut keterangan dari pihak kepolisian bahwa kejadian berawal ketika suami istri ini terlibat pertengkaran  saat di meja makan, suami sakit hati karna merasa tidak dihargai hingga emosi memuncak dan selanjutnya mengambil kayu lalu memukulkan kayu tersebut ke kepala istrinya hingga korban jatuh ke lantai. Sang suami terus memukul kepala dan muka istrinya dengan kayu hingga berulang kali. Tidak cukup disitu keberingasan sang suami terhadap istrinya, jenazah istrinya dimutilasi kemudian dimasukan ke dalam karung.</p>
<p>Kejadian pembunuhan terhadap seorang istri dengan cara kekerasan juga terjadi di Medan Sumatera Utara pada tanggal 2 Februari 2026, kejadian bermula ketika sang istri terlibat pertengkaran hebat dengan suami.<br />
Istri memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya bersama anak-anak. Namun, suami tidak terima dan datang ke rumah mertua untuk membujuk mertuanya agar istrinya ikut pulang bersama dia.<br />
Sesampai di rumah, istri dipukul beberapa kali, ditenggelamkan ke air, kepala dan perut dipukul sehingga menyebabkan beberapa tulang rusuk istrinya patah dan organ hatinya robek.</p>
<p>Tidaklah diragukan lagi bahwa setiap perdebatan akan melukai kedua belah pihak. Masing- masing pihak merasa ditantang. Dan jika tidak mampu mengendalikan diri, maka perdebatan akan berakhir dengan cara saling menyakiti.</p>
<p>Melihat dari kejadian dua keluarga tersebut, perdebatan antara suami-istri bukan hanya berdampak pada perceraian disebabkan tidak terdapat kecocokan, namun bisa berakhir dengan cara yang tragis dengan cara pembunuhan brutal tanpa rasa prikemanusiaan.</p>
<p>Berita suami membunuh istri, atau sebaliknya, anak membunuh orang tua, orang tua membunuh anak kandungnya bukanlah pertama kali terjadi, tentunya kejadian seperti ini menjadi pelajaran berharga bagi kita, sesungguhnya nilai-nilai seperti apa yang hilang dalam sebuah keluarga tersebut sehingga hilang rasa saling mencintai, hilang rasa ketenangan disaat berkumpul dengan keluarga, hilang rasa kasih sayang, tidak lagi saling memahami dan menghargai dan tidak menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman untuk mencari solusi.</p>
<p>Dr Thariq Kamal an Nu’aimi dalam bukunya Psikologi Suami-Istri (memahami perbedaan tabiat dan karakter seksis laki-laki dan perempuan demi membangun keharmonisan hidup berkeluarga) Beliau menyebutkan bahwa pasangan suami-istri itu memerlukan ‘Kebutuhan Perasaan’. Karena laki-laki dan Perempuan, masing-masing memiliki kebutuhan perasaan yang berbeda. Dalam hati setiap laki-laki dan perempuan ada perasaan yang menyentuh diri dan sangat berpengaruh pada tindakan yang dia lakukan.<br />
Namun, kebutuhan perasaan pada laki-laki sama sekali berbeda dengan kebutuhan perasaan pada perempuan. Sayangnya, kebanyakan tidak mengetahui realitas perbedaan kebutuhan perasaan antara dua jenis manusia tersebut.</p>
<p>Sebenarnya, kebutuhan perasaan seperti apa yang dibutuhkan seorang suami dan istri dalam mengarungi biduk rumah tangga?, kebutuhan perasaan itu terdiri dari:</p>
<p>1.Istri membutuhkan perasaan penjagaan dan perhatian, sedangkan suami membutuhkan rasa untuk dipercaya.<br />
Jika seorang suami mampu menunjukkan rasa perhatian dan cintanya kepada istrinya, maka sesungguhnya sang istri akan menerimanya sebagai orang yang istimewa, dan menempatkan istri dalam kedudukan yang tinggi dalam hati suaminya. Kepercayaan suami adalah keyakinan istri. Istri dengan penuh keyakinan bahwa suaminya akan memenuhi segala kebutuhan, mencari hal terbaik dan paling utama untuk kebahagiaan keluarga dan dirinya.</p>
<p>2.Istri membutuhkan pemahaman sedangkan suami membutuhkan penerimaan. Ketika kondisi kejiwaan istri sedang tidak tenang, bisa disebabkan suatu masalah dalam rumah tangga, maka akan sangat gelisah, dan dia akan selalu mengungkapkan hal itu secara terbuka bahkan bisa disampaikan berulang-ulang. Suami yang pandai dan bijak akan mendengarkan permasalahan dan keluhan istri, proses mendengarkannya menunjukkan sikap kemurahan hati suami, perhatian dan kasih sayang.</p>
<p>Pada saat itu, istri melihat bahwa suaminya memperhatikannya, mendengarkan keluhannya, dan akhirnya istri akan merasa tenang, emosi kembali terkendali.</p>
<p>3.Suami membutuhkan penghargaan, sedangkan istri membutuhkan penghormatan. Ketika terjadi keserasian dan kecocokan antara suami dan istri, maka sang suami akan mampu menghormati segala kebutuhan, keinginan, dan hak-hak istri sebagai prioritas utama dalam keluarga.<br />
Maka, istri akan merasakan bahwa suaminya sangat menghormati dirinya. Seorang suami akan merasakan bahwa istrinya menghargai diri dan usahanya, maka suami biasanya akan lebih terdorong untuk lebih banyak memberi dari pada menuntut untuk banyak menerima.</p>
<p>4.Istri senang pengorbanan dan suami senang dikagumi. Yang dinginkan seorang istri kepada suaminya adalah pengorbanan suaminya hanyalah untuk membahagiakan dirinya, bukan orang lain. Dan kebutuhan suaminya adalah perasaan dikagumi oleh istrinya. Suami sangat senang jika dia dipuji sebagai sosok yang bersifat amanah, jujur, tekun dan tanggung jawab.</p>
<p>5.Istri membutuhkan pemberian hak-hak dirinya, dan suami membutuhkan pengakuan. Ketika terjadi perdebatan antara suami-istri, maka suami harus memilih  menjauhkan diri untuk tidak larut dalam perdebatan pertengkaran tersebut.<br />
Suami memberikan hak ruang kepada istri untuk lebih sedikit lebih bebas dari sebelumnya. Suami pastilah ingin menjadi sosok pahlawan bagi keluarganya. Pengakuan istri atas kerja keras suaminya, menjadi kebutuhan suami dalam sebuah  keluarga.</p>
<p>6.Istri  membutuhkan penguatan cinta yang terus menerus dan suami membutuhkan dorongan. Apabila tindakan suami terlihat ada tanda-tanda yang menunjukkan ia telah menjaga, memahami, menghormati, memberikan hak dan berkorban untuk istri, maka dengan sendirinya kebutuhan penguatan cinta yang diperlukan istri sebenarnya telah terwujud. Sisi lain, suami memerlukan kebutuhan dorongan dan penguatan dari istri bahwa dia mempercayai suaminya, mempercayai kepribadiannya, penghargaan, dan kekagumannya.</p>
<p>Keenam kebutuhan perasaan yang saling melengkapi ini merupakan sisi penting dalam sebuah keluarga. Suami-istri tidak mengulangi kesalahan yang sama, sebagai muara dari rasa jengkel, resah, penyesalan dan sebagainya yang akn menyebabkan perdebatan dan pertengkaran. Menumbuhkan rasa saling memahami dan mengerti adalah cara mengendalikan diri agar segala kebaikan lahir dari sebuah institusi keluarga. “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”  (Surah at Tahrim ayat 6).</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/">Perdebatan dan Akibatnya </a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/perdebatan-dan-akibatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilengkapi  Ruang Tunggu Dan Toilet Dermaga Mak Yong Mantang Diresmikan, Bupati Roby Minta Masyarakat Menjaga Agar Bisa Terus Dimanfaatkan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/#respond</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2026 07:35:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Advetorial]]></category>
		<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Roby Minta Masyarakat Menjaga Agar Bisa Terus Dimanfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dilengkapi Ruang Tunggu Dan Toilet Dermaga Mak Yong Mantang Diresmikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69535</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bupati Bintan Roby Kurniawan  didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, melakukan pemotongan pita tanda peresmian <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/" title="Dilengkapi  Ruang Tunggu Dan Toilet Dermaga Mak Yong Mantang Diresmikan, Bupati Roby Minta Masyarakat Menjaga Agar Bisa Terus Dimanfaatkan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/">Dilengkapi  Ruang Tunggu Dan Toilet Dermaga Mak Yong Mantang Diresmikan, Bupati Roby Minta Masyarakat Menjaga Agar Bisa Terus Dimanfaatkan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Bupati Bintan Roby Kurniawan  didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, melakukan pemotongan pita tanda peresmian dermaga Mak Yong di Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang</strong></em><br />
<em><strong>Sabtu sore (21/2).</strong></em><br />
<em><strong>(f diskoninfo)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM,ADVETORIAL BINTAN &#8211; Dermaga (pelabuhan masyarakat) Kecamatan Mantang yang terletak di Desa Mantang Lama, menjadi salah satu dermaga utama dan terbesar dalam menunjang aktivitas masyarakat Mantang secara keseluruhan. Setelah dinantikan selama bertahun-tahun, usulan rehabilitasi dermaga tersebut akhirnya masuk dan mendapat skala prioritas dalam usulan Musrenbang Kecamatan, kemudian langsung direalisasikan pada akhir tahun 2025 lalu.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dermaga ini telah kita resmikan dan bisa digunakan seluruh masyarakat,&#8221; kata Bupati Bintan Roby Kurniawan, didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, usai pemotongan pita tanda peresmian dermaga yang diberi nama &#8216;Mak Yong&#8217; ini, Sabtu sore (21/2).</p>
<p>Dalam kunjungan yang juga bersempena dengan Safari Ramadan Pemkan Bintan di Kecamatan Mantang ini, Roby mengungkapkan, banyak PR (Pekerjaan Rumah) yang masih harus diselesaikan di Mantang. Termasuk akses jalan lingkar, beberapa fasilitas umum lain, hingga Kapal Puskesmas Keliling yang mendukung layanan kesehatan masyarakat.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140516.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69537" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140516.jpg" alt="" width="1043" height="843" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140516.jpg 1043w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140516-768x621.jpg 768w" sizes="(max-width: 1043px) 100vw, 1043px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Bupati Roby disambut tokoh masyarakat saat berkunjung ke Kecamatan Mantang.</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskoninfo)</strong></em></p>
<p>&#8220;Masih banyak PR lain, fokus utama dan prioritas kita arahkan ke perbaikan dermaga utama yang menjadi akses vital. Sudah bertahun-tahun masyarakat menantikan untuk dermaga ini bisa dioptimalkan. Alhamdulillah bisa kita realisasikan dan semoga memberi manfaat bagi semuanya,&#8221; jelas Roby.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_142714.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69538" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_142714.jpg" alt="" width="1031" height="839" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_142714.jpg 1031w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_142714-768x625.jpg 768w" sizes="(max-width: 1031px) 100vw, 1031px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Bupati Roby dan Wakil Bupati Deby Maryanti disambut ibu-ibu kompang saat tiba di Pulau Mantang.</em></strong><br />
<strong><em>(f.diskominfo)</em></strong></p>
<p>Dermaga kebanggaan masyarakat Mantang ini kini dilengkapi dengan bangunan gedung yang menjadi ruang tunggu bagi masyarakat. Dilengkapi dengan fasilitas kursi tunggu, pagar pembatas hingga toilet umum, akses vital ini diharapkan dapat memberi kenyamanan dalam mobilitas masyarakat setiap harinya. Nama &#8216;Mak Yong&#8217; yang melekat pada dermaga ini bukanlah hal yang asing bagi masyarakat Mantang bahkan Kepulauan Riau dan dunia luar. Mak Yong merupakan seni teater tradisional masyarakat Melayu asli Mantang yang hingga kini tetap dilestarikan secara turun-temurun. Meski Mak Yong juga terdapat di serumpun Melayu lainnya seperti Malaysia dan Thailand bagian selatan, seni Mak Yong di Mantang merupakan satu-satunya yang memiliki ciri khas dengan menggunakan topeng dan identik dengan tokoh bernama Awang.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140533.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69539" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140533.jpg" alt="" width="1503" height="1118" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140533.jpg 1503w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260222_140533-768x571.jpg 768w" sizes="(max-width: 1503px) 100vw, 1503px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Demaga Mak Yong di Desa Mantang Lama Kecamatan Mantang sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>Bupati Roby juga turut menyampaikan pesan kepada masyarakat Mantang secara umum, agar aset masyarakat ini dapat dijaga dan dipelihara bersama. Harapannya tentu dermaga Mak Yong ini bisa memberi manfaat jangka panjang dari generasi ke generasi.</p>
<p>&#8220;Pesan kami, jaga dan rawat fasilitas ini. Ini milik kita bersama dan tugas kita bersama untuk menjaga agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat,&#8221; tutup Roby.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/">Dilengkapi  Ruang Tunggu Dan Toilet Dermaga Mak Yong Mantang Diresmikan, Bupati Roby Minta Masyarakat Menjaga Agar Bisa Terus Dimanfaatkan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/dilengkapi-ruang-tunggu-dan-toilet-dermaga-mak-yong-mantang-diresmikan-bupati-roby-minta-masyarakat-menjaga-agar-bisa-terus-dimanfaatkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawab Tantangan Peluang Kerja, Bupati Roby Ingin  Buka Seluas Luasnya Wirausaha Muda Bintan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 08:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Advetorial]]></category>
		<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Roby Ingin Buka Seluas Luasnya Wirausaha Muda Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawab Tantangan Peluang Kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69470</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bupati Roby saat menbuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Barber, Rabu (11/2) di Hotel Agro Beach Resort, <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/" title="Jawab Tantangan Peluang Kerja, Bupati Roby Ingin  Buka Seluas Luasnya Wirausaha Muda Bintan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/">Jawab Tantangan Peluang Kerja, Bupati Roby Ingin  Buka Seluas Luasnya Wirausaha Muda Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Bupati Roby saat menbuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Barber, Rabu (11/2) di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang</strong></em><br />
<em><strong>(f diskominfo)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM,ADVETORIAL BINTAN- Menjawab tantangan terhadap hadirnya peluang kerja di tengah pertumbuhan serta mobilisasi penduduk yang terus meningkat. Bupati Bintan Roby Kurniawan justru mengambil langkah strategis sebagai investasi jangka panjang dengan melatih generasi muda dalam berwirausaha.</p>
<p>&#8220;Kami ingin bisa membuka seluas-luasnya akses untuk menciptakan wirausaha muda di Bintan. Hari ini salah satunya terkait barber, skill dilatih, usaha ditingkatkan, termasuk juga cara mengembangkan sektor usahanya&#8221; kata Roby usai membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Barber sekaligus menyerahkan peralatan barber shop, Rabu (11/02) di Hotel Agro Beach Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang.</p>
<p>Barber merupakan profesi yang menawarkan jasa perawatan rambut seperti pangkas rambut yang biasanya dilakukan di tempat usaha barber (barber shop). Pelatihan ini diikuti oleh 16 pemuda se-Bintan yang telah diseleksi sebelumnya. Selalam dua hari, seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan salah satunya dari Desman Pasrah Jaya Hia yang merupakan owner Minion Barber Shop.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_151958.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69473" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_151958.jpg" alt="" width="1016" height="764" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_151958.jpg 1016w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_151958-768x578.jpg 768w" sizes="(max-width: 1016px) 100vw, 1016px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Bupati Roby bersama peserta</strong></em><br />
<em><strong>pelatihan keahlian barber saat pembukaan kegiatan.</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memahami teknik dasar pangkas rambut, perawatan rambut, dan keterampilan lainnya terkait barbershop. Di samping itu, dapat membuka peluang usaha dan menumbuhkan jiwa wirausaha yang nantinya akan berperan dalam membangun perekonomian.</p>
<p>&#8220;Akhir dari pelatihan ini kita berharap, adik-adik kita bisa membentuk kemandirian dengan keahlian barbershop yang dimiliki. Target panjangnya juga bisa membula peluang serta lapangan kerja bagi yang lain&#8221; kata Roby menambahkan.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152043.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69474" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152043.jpg" alt="" width="914" height="859" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152043.jpg 914w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152043-768x722.jpg 768w" sizes="(max-width: 914px) 100vw, 914px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Bupati Roby menyerahkan peralatan barber shop kepada peserta pelatihan</em></strong><br />
<strong><em>(f diskominfo)</em></strong></p>
<p>Lebih lanjut, ia mendorong para pemuda Bintan agar berani menjadi pionir di dunia kewirausahaan.</p>
<p>“Jangan takut untuk berinovasi, berkreasi, dan menghadapi tantangan yang ada. Ingatlah bahwa kesuksesan tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi melalui kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah” pesannya.</p>
<p>Kepala Dispora Bintan Alfeni Harmi sempat menyebutkan, selain pelatihan barber dan beberapa pelatihan lain yang telah dilakukan. Tahun ini Dispora Bintan juga berencana menggelar pelatihan membuat pastry (kue dengan adonan berlapis tipis atau laminated dough yang populer dengan nama puff). Pelatihan ini juga menyasar para pemuda, dimana olahan ini dinilai cukup relevan dengan dunia kuliner kekinian.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152200.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69475" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152200.jpg" alt="" width="825" height="760" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152200.jpg 825w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/02/20260211_152200-768x707.jpg 768w" sizes="(max-width: 825px) 100vw, 825px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"> <em><strong>Peserta pelatihan barber shop mempraktekan keahliannya setelah mengikuti pelatihan.</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>Setelah beberapa pelatihan seperti barista dan perias wajah (make-up artist / MUA) bagi pemuda yang digelar pada tahun lalu, Pemkab Bintan terus berkomitmen melahirkan wirausaha muda yang mandiri. Pelatihan wirausaha muda ini merupakan bagian dari visi misi Bintan Juara tentang kompetisi inovasi bisnis ekonomi kerakyatan yakni &#8216;Bina Kembangkan 100 Gerakan Pemuda Usahawan (Bingke 100 Rasa)&#8217;.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/">Jawab Tantangan Peluang Kerja, Bupati Roby Ingin  Buka Seluas Luasnya Wirausaha Muda Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/jawab-tantangan-peluang-kerja-bupati-roby-ingin-buka-seluas-luasnya-wirausaha-muda-bintan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengembalikan Ruh Pendidikan: Sinergi Deep Learning Dan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Pembelajar Yang Holistik</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/#respond</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 10:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengembalikan Ruh Pendidikan: Sinergi Deep Learning Dan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Pembelajar Yang Holistik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69425</guid>
		<description><![CDATA[<p>Oleh: Chalimatus sa’diyah Mahasiswa Magister Pedagogi, Universitas Lancang Kuning Paradigma pendidikan seringkali terjebak menuntaskan kurikulum <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/" title="Mengembalikan Ruh Pendidikan: Sinergi Deep Learning Dan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Pembelajar Yang Holistik" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/">Mengembalikan Ruh Pendidikan: Sinergi Deep Learning Dan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Pembelajar Yang Holistik</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh: Chalimatus sa’diyah</strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Mahasiswa Magister Pedagogi, Universitas Lancang Kuning</strong></em></p>
<p>Paradigma pendidikan seringkali terjebak menuntaskan kurikulum berfokus pada kognitif, terkadang abai dalam menyentuh kedalaman pemikiran dan rasa peserta didik. Apalagi ditengah gegap gempita digitalisasi, kita menyaksikan fenomena &#8220;belajar di permukaan&#8221; (surface learning) di mana siswa hanya sekedar menghafal untuk menjawab ujian, dan lalu melupakan materi sesaat setela kertas jawaban dikumpulkan. Jika kondisi ini dibiarkan, pendidikan hanya akan melahirkan robot-robot intelektual yang cerdas secara kognitif namun kering secara empati.<br />
Deep Learning (pembelajaran mendalam) megubah paradigma pendidikan bukan sekadar hafalan, hanya menyentuh lapisan kulit luar informasi, tapi menuntut siswa untuk mengaitkan ide-ide baru dengan pengetahuan sebelumnya, mencari makna di balik fakta, serta mampu menerapkan prinsip tersebut dalam situasi nyata.<br />
Pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan pembelajaran di permukaan (Surface Learning) merepresentasikan pendekatan kognitif yang memiliki perbedaan mendasar dalam memperoleh pengetahuan, ditandai dengan motivasi, strategi, dan hasil belajar yang berbeda. Menurut Mikhail Chalabine dkk. (2004), surface learning melibatkan pendekatan kuantitatif dan hafalan mekanis yang berfokus pada perolehan fakta tanpa pemahaman yang mendalam. Sebaliknya, Deep learning atau pembelajaran mendalam bukan sekadar tren teknologi, melainkan sebuah pendekatan yang menekankan pengalaman belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Melalui prinsip ini, siswa tidak lagi hanya &#8220;sekolah tetapi tidak belajar,&#8221; melainkan diajak untuk menginternalisasi pengetahuan secara mendalam dan menghubungkannya dengan konteks kehidupan nyata. Dengan mengintegrasikan aspek olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olahraga, deep learning bertujuan membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki penalaran kritis, kreativitas, dan kemandirian yang kuat.<br />
Krisis pendidikan yang kita hadapi hari ini bukanlah kurangnya informasi, melainkan hilangnya kedalaman makna dalam belajar. Selama bertahun-tahun, kelas-kelas kita didominasi oleh surface learning sebuah pendekatan yang oleh Mikhail Chalabine (2004) disebut sebagai hafalan mekanis yang kering, di mana siswa hanya mengejar fakta tanpa pemahaman. Fenomena ini menciptakan pembelajar pragmatis yang hanya berorientasi pada nilai ujian, namun gagal melihat keterhubungan antara ilmu pengetahuan dengan realitas kehidupan. Jika ilmu hanya dipandang sebagai fakta-fakta terpisah, maka pendidikan kehilangan &#8220;ruh&#8221; dan daya transformasinya.<br />
Implementasi Deep Learning di ruang kelas, misalnya pada mata pelajaran IPA, tidak lagi sekadar menghafal klasifikasi makhluk hidup. Siswa diajak untuk menyelidiki mengapa suatu makhluk hidup harus dikelompokkan dan apa dampaknya jika rantai kehidupan tersebut terputus. Di sini, teori pendidikan konstruktivisme berperan penting, pengetahuan tidak ditransfer mentah-mentah dari guru ke peserta didik, melainkan dikonstruksi secara aktif melalui pengalaman dan refleksi.<br />
Namun, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk membentengi generasi muda dari krisis moral. Di sinilah Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) memainkan peran vitalnya sebagai &#8220;ruh&#8221; pendidikan. Kurikulum ini menempatkan kasih sayang sebagai landasan utama pembelajaran, yang mencakup lima pilar utama: cinta kepada Tuhan dan Rasul, ilmu pengetahuan, lingkungan, sesama manusia, serta tanah air. Dengan menyentuh aspek emosional dan spiritual, KBC berusaha menciptakan hubungan empatik antara guru dan siswa, sehingga sekolah menjadi ruang yang aman secara psikologis bagi anak untuk berkembang secara holistik.</p>
<p>Sinergi kedua konsep ini dapat diimplementasikan secara konkret dalam mata pelajaran . Kurikulum berbasis cinta atau pedagogi kasih sayang mengarahkan peserta didik untuk menumbuhkan empati. Ketika peserta didik mempelajari klasifikasi makhluk hidup mereka tidak hanya belajar kategori biotik dan abiotik. Mereka belajar bahwa tumbuhan yang mereka siram adalah sesama makhluk ciptaan yang butuh kepedulian. Ini sejalan dengan teori etika kepedulian (Ethics of Care) dari Nel Noddings (2013) , yang menekankan bahwa relasi kasih sayang antara guru, siswa, dan lingkungan adalah fondasi utama keberhasilan pendidikan.<br />
Deep learning menuntut rekonstruksi pengetahuan dan analisis kritis yang holistik. Namun, transisi menuju pemikiran tingkat tinggi ini akan terasa gersang tanpa &#8220;insersi&#8221; Kurikulum Berbasis Cinta. Integrasi ini menjadi krusial, jika deep learning menyentuh aspek kognitif untuk memahami struktur yang kompleks, maka Kurikulum Berbasis Cinta menyentuh aspek afektif agar pemahaman tersebut digunakan untuk kebaikan.<br />
Pendidikan yang ideal adalah ketika seorang siswa tidak hanya mampu menganalisis klasifikasi makhluk hidup secara tajam, tetapi juga memiliki motivasi intrinsik untuk menjaga kelestarian makhluk tersebut sebagai bentuk kasih sayang terhadap sesama ciptaan. Dengan memadukan kedalaman berpikir dan ketulusan hati, kita tidak hanya mencetak manusia yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang utuh (holistik) yang mampu memecahkan masalah kompleks dunia dengan solusi yang manusiawi. Inilah jalan untuk mengembalikan &#8220;ruh&#8221; pendidikan kita yaitu mendalam dalam berpikir, namun luas dalam mencintai.<br />
Mengembalikan &#8220;ruh&#8221; pendidikan yang belakangan ini cenderung mekanis dan formalistik memerlukan pendekatan holistik, salah satunya melalui sinergi integrasi Deep Learning dan kurikulum berbasis cinta. Pendidikan tidak seharusnya sekadar transfer pengetahuan, melainkan proses pemanusiaan manusia yang menanamkan empati, kasih sayang, dan toleransi. Di sinilah deep learning berperan penting bukan sebagai pengganti guru melainkan sebagai pendekatan pembelajaran mendalam yang memungkinkan teknologi membantu menganalisis kebutuhan belajar siswa secara personal, sehingga guru memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk melakukan pendekatan hati dengan Kurikulum Berbasis Cinta. Integrasi ini akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual dan adaptif terhadap teknologi di era digital, tetapi juga memiliki karakter adab yang kokoh dan kepedulian sosial yang tinggi, menjadikan pendidikan kembali bermakna dan memanusiakan manusia.<br />
Mengintegrasikan Deep Learning dan nilai panca cinta dalam kurikulum Operasional di Madrasah bukan tanpa tantangan. Guru seringkali dikejar oleh target administratif dan tuntutan hasil nilai angka. Padahal, pendidikan yang mendalam membutuhkan waktu untuk berefleksi dan berdiskusi, bukan sekadar mengejar skor pilihan ganda. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi dalam praktik pembelajaran. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber otoritas kebenaran, melainkan sebagai mitra berpikir bagi siswa. Pendekatan Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi jembatan yang efektif, di mana masalah nyata di lingkungan sekitar dipecahkan dengan analisis yang tajam sekaligus hati yang peduli.<br />
Harapan kita pendidikan di era kontemporer tidak boleh hanya fokus pada &#8220;apa&#8221; yang dipelajari, tapi &#8220;mengapa&#8221; dan &#8220;bagaimana&#8221; ilmu itu digunakan untuk kebaikan. Integrasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta adalah solusi pedagogis untuk menjawab tantangan krisis karakter dan rendahnya daya kritis generasi muda. Saatnya sekolah-sekolah kita tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga menjadi persemaian peradaban yang memanusiakan manusia dengan ilmu yang mendalam dan hati yang penuh cinta, kita bisa berharap lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas menaklukkan dunia, tetapi juga lembut dalam menjaga sesama.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/">Mengembalikan Ruh Pendidikan: Sinergi Deep Learning Dan Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Pembelajar Yang Holistik</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/mengembalikan-ruh-pendidikan-sinergi-deep-learning-dan-kurikulum-berbasis-cinta-untuk-pembelajar-yang-holistik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tercatat WBTB  Indonesia Kenduri  Merohom Bukit Batu  Terus  Dilestarikan Di Bintan</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/#respond</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 10:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tercatat WBTB Kenduri Merohom Bukit Batu Terus Dilestarikan Di Bintan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69221</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika menyerahkan sertifikat WBTB kepada zuriat Bentan disela Kenduri Merohom <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/" title="Tercatat WBTB  Indonesia Kenduri  Merohom Bukit Batu  Terus  Dilestarikan Di Bintan" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/">Tercatat WBTB  Indonesia Kenduri  Merohom Bukit Batu  Terus  Dilestarikan Di Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika menyerahkan sertifikat WBTB kepada zuriat Bentan disela Kenduri Merohom Bukit Batu, Jumat (16/1) di Kompleks Makam Marhum Bukit Batu, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM,BINTAN &#8211; Kompleks makam Marhum Bukit Batu, merupakan makam keluarga Kerajaan Bentan (saat ini bernama Bintan). Di makam ini, terdapat sebuah tradisi ziarah yang disebut Merohom yang disebut juga dengan Marhom atau Marhum, yakni tradisi yang selalu dilakukan setiap tahun, di tanggal 27 Rajab.</p>
<p>Dalam mengikuti tradisi Merohom, masyarakat juga membawa serta nasi kuning, telur dan bunga warna warni yang dalam masyarakat Melayu menyebutnya &#8216;Bunge Telo atau Bunga Telur&#8217;. Jumlah telurnya pun harus ganjil (5, 9, 11 dan seterusnya) yang berasal dari nilai Islam sebagai sendi tradisi.</p>
<p>Dalam kompleks makam tersebut terdapat 6 buah makam yakni makam Budayana, Wan Pok (Wan Empuk), Wan Malani, Wan Sri Beni, Tok Telani, dan makam Tok Hile (Tok Kelaun). Kompleks dan tradisi di dalamnya terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sekitar, didukung dengan pemugaran oleh Pemerintah Kabupaten Bintan yang kemudian menjadikan tradisi Kenduri Merohom Bukit Batu resmi tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB Indonesia) oleh Menteri Kebudayaan RI pada 15 Desember 2025 lalu.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, tradisi yang penuh dengan nilai historis dan sarat akan norma-norma luhur Melayu ini telah resmi menjadi Warisan Budaya Tak Benda. Ini semakin memperkuat semangat kita untuk terus melestarikan serta mewarisi tradisi ini ke anak cucu, takkan Melayu hilanh di bumi&#8221; ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, saat menghadiri Kenduri Merohom Bukit Batu, Jumat (16/01) di Kompleks Makam Marhum Bukit Batu, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan.</p>
<p>Ratusan masyarakat yang tumpah di areal makam pun larut dalam doa yang dipimpin Ketua Kampung. Penziarah sendiri didominasi masyarakat Bintan khususnya di Bukit Batu, namun tidak sedikit para penziarah dari luar wilayah seperti Kota Tanjungpinang dan Kota Batam.</p>
<p>Selain sebagai wujud pelestarian budaya, Kenduri Merohom Bukit Batu diharapkan dapat menjadi salah satu magnet wisatawan khususnya di sektor wisata budaya dan religi. Hal ini menunjukkan kekayaan potensi pariwisata di tanah Bintan yang dimula dari pesona alam, adat budaya, kuliner sampai pada wisata sejarah.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/">Tercatat WBTB  Indonesia Kenduri  Merohom Bukit Batu  Terus  Dilestarikan Di Bintan</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/tercatat-wbtb-indonesia-kenduri-merohom-bukit-batu-terus-dilestarikan-di-bintan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lurah  Bukit Cermin  Ima Rosida Terima Penghargaan Juara 3 Award Tingkat Nasional</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/#respond</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 02:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Advetorial]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah Bukit Cermin Ima Rosida Terima Penghargaan Juara 3 Award Tingkat Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69574</guid>
		<description><![CDATA[<p>Lurah Bukit Cermin Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Ima Rosida saat menerima penghargaan Juara 3 <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/" title="Lurah  Bukit Cermin  Ima Rosida Terima Penghargaan Juara 3 Award Tingkat Nasional" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/">Lurah  Bukit Cermin  Ima Rosida Terima Penghargaan Juara 3 Award Tingkat Nasional</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Lurah Bukit Cermin Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Ima Rosida saat menerima penghargaan</strong></em><br />
<em><strong>Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional, Regional I,pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM,ADVETORIAL BOYOLALI – Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Atas berbagai kreativitas dan inovasinya, Kelurahan Bukit Cermin meraih Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional, Regional I.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, kepada Lurah Bukit Cermin Ima Rosida, dalam Puncak Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).</p>
<p>Prestasi ini melengkapi capaian yang sebelumnya diraih Kelurahan Bukit Cermin, sebagai Juara I Nasional Wilayah I dalam Apresiasi Penyelenggaraan Perpustakaan Umum Terbaik Tahun 2025 pada Festival Literasi<br />
Perpustakaan Nasional.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085450.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69576" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085450.jpg" alt="" width="880" height="667" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085450.jpg 880w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085450-768x582.jpg 768w" sizes="(max-width: 880px) 100vw, 880px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Piagam penghargaan</strong></em><br />
<em><strong>Juara 3 Kelurahan Award Tingkat Nasional, Regional I yang diberikan kepada Kelurahan Bukit Cermin,Kecamatan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang,yang diserahkan oleh</strong></em><br />
<em><strong>Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus kepada Lurah Bukit Cermin Ima Rosida.</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>Penghargaan yang diserahkan pada Puncak HARDESNAS 2026 ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap desa dan kelurahan yang dinilai berhasil dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan kelembagaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan wilayah.</p>
<p>Penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional, dengan indikator meliputi aspek administrasi pemerintahan, inovasi pelayanan, pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Lurah Bukit Cermin, Ima Rosida, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut serta mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam peningkatan kinerja pemerintahan kelurahan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085516.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-69577" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085516.jpg" alt="" width="816" height="612" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085516.jpg 816w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2026/03/20260303_085516-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 816px) 100vw, 816px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Lurah Bukit Cermin Ima Rosida bersama Lurah lainnya yang menerima penghargaan di</strong></em><br />
<em><strong>Puncak Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).</strong></em><br />
<em><strong>(f.diskominfo)</strong></em></p>
<p>“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat kelurahan, dukungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, pembinaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta partisipasi aktif masyarakat Bukit Cermin. Kami bersyukur dapat membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional,” ujar Ima Rosida.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.</p>
<p>“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, memperkuat pelayanan publik, dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ke depan, kami akan terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja kelurahan,” tambahnya. (Adv/Dinas Kominfo)</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/">Lurah  Bukit Cermin  Ima Rosida Terima Penghargaan Juara 3 Award Tingkat Nasional</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/lurah-bukit-cermin-ima-rosida-terima-penghargaan-juara-3-award-tingkat-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Roby Kambali  Raih Penghargaan  Nasional Lewat IGA 2025</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/#respond</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 08:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Roby Kambali Raih Penghargaan Nasional Lewat IGA 2025]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=69025</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima penghargaan Ajang Innovative Government Award (IGA Award) tahun 2025 di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/" title="Roby Kambali  Raih Penghargaan  Nasional Lewat IGA 2025" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/">Roby Kambali  Raih Penghargaan  Nasional Lewat IGA 2025</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima penghargaan</strong></em><br />
<em><strong>Ajang Innovative Government Award (IGA Award) tahun 2025</strong></em><br />
<em><strong>di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (10/12)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT.COM,BINTAN- Ajang Innovative Government Award (IGA Award) tahun 2025 yang dihelat Kementerian Dalam Negeri ini semakin menorehkan tinta emas bagi Bupati Bintan Roby Kurniawan. Kabupaten Bintan dengan segudang inovasinya, kembali meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional untuk keenam kalinya secara berturut-turut sejak 2020. Ini semua berangkat dari semangat inovatif dari seluruh OPD, Kecamatan hingga Kelurahan/Desa.</p>
<p>Bupati Roby dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa inovasi merupakan motor penggerak dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, adaptif dan berdaya saing. Pencapaian ini juga tentunya menjadi salah satu kado terindah di Hari Jadi ke-77 Kabupaten Bintan tahun ini. Keberhasilan Bupati Roby membawa Bintan Double Hattrick dalam IGA, merupakan persembahan bagi masyarakat yang terus berkolaborasi untuk memberikan masukan maupun kontribusi terhadap peningkatan pelayanan publik.</p>
<p>Usai menerima penghargaan di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat, Rabu (10/12), orang nomor satu di Bintan itu mengatakan IGA 2025 ini dipersembahkan kepada seluruh masyarakat sekaligus kado spesial di usi ke-77 Kabupaten Bintan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, hasil kolaborasi dari semuanya. Ini untuk seluruh masyarakat Bintan dan salah satu kado indah tentunya sempena Hari Jadi kita ke-77. Semua inovasi, program dan kebijakan, akan terus kita lanjutkan dan pastinya kita kembangkan&#8221; ungkapnya usai.</p>
<p>IGA 2025 menempatkan Roby sebagai Kepala Daerah termuda yang berhasil membawa Bumi Segantang Lada memenangkan penghargaan bergengsi ini. Pada gelaran IGA 2025, ia memaparkan bahwa Bintan melakukan transformasi digital dalam pelayanan pajak daerah melalui aplikasi LAPAK BUNGA yang terintegrasi dengan SIMPAD dan portal Bapenda Bintan. Layanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) kini telah 100 persen berbasis online.</p>
<p>Sistem digital ini meningkatkan efisiensi pelayanan publik hingga 70 persen dibandingkan metode manual. Tingkat kepatuhan wajib pajak juga naik sekitar 65 persen, sementara tunggakan pajak menurun hingga 40 persen. Realisasi penerimaan PBB meningkat rata-rata 20-25 persen per tahun, dan sekitar 95 persen proses administrasi kini paperless, sejalan dengan konsep green government yang efisien dan ramah lingkungan.</p>
<p>Selanjutnya, sebuah inovasi pun dihadirkan lewat program Layanan Antar Pasien Pasca Rawat Inap di RSUD Kabupaten Bintan. Terobosan ini menjadi inovasi pelayanan publik yang mendapat apresiasi tinggi karena sejak diterapkan, program ini telah melayani lebih dari 500 pasien hingga November 2025.</p>
<p>“Seluruh pasien kurang mampu, khususnya yang termasuk dalam DTKS desil 1-2, mendapatkan layanan antar gratis ke rumah. Alhamdulillah, sejal diluncurkan, program ini sangat membantu menghemat biaya transportasi para pasien usai perawatan” ujar Roby.</p>
<p>Layanan tersebut juga berdampak pada peningkatan tingkat kepuasan pasien hingga 90 persen, serta mendorong akreditasi RSUD Bintan naik dari status Perdana menjadi Paripurna berkat aspek pelayanan humanis yang dihadirkan.</p>
<p>Pemkab Bintan juga memperkuat tata kelola inovasi melalui pembentukan Tim Pembina Inovasi Daerah (TPID) yang melibatkan lintas perangkat daerah seperti Bapperida, Inspektorat, Diskominfo, Dinas PMD, Bagian Hukum, Kanwil Kemenkumham, dan STISIPOL Raja Haji.</p>
<p>Keterlibatan aktif perangkat daerah mencapai lebih dari 80 persen, dengan dukungan anggaran pembinaan inovasi sebesar Rp. 1,68 Miliar melalui program GALANOVA Award. Sejak 2020, Bintan telah menjadi rujukan inovasi bagi delapan daerah di Indonesia, di antaranya Kabupaten Karimun, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Lingga, TP-PKK Sulawesi Selatan dan Kabupaten Sumbawa.</p>
<p>Berbagai inovasi yang dijalankan terbukti membawa dampak signifikan terhadap efisiensi birokrasi dan kualitas pelayanan publik. Efisiensi administrasi meningkat hingga 60 persen, sementara partisipasi masyarakat dalam layanan digital mencapai lebih dari 75 persen.</p>
<p>“Inovasi telah mengubah cara kerja birokrasi menjadi lebih cepat, transparan, dan adaptif. Masyarakat kini lebih mudah mengakses layanan tanpa harus selalu datang ke kantor&#8221; ujar Bupati Roby.</p>
<p>Bupati Roby juga menegaskan, inovasi telah menjadi budaya kerja di lingkungan Pemkab Bintan dan akan terus dikembangkan.</p>
<p>“Selama enam tahun berturut-turut Bintan telah menjadi Daerah Perbatasan Terinovatif Nasional sehingga Tantangan ke depan adalah mempertahankan prestasi ini dengan terus berinovasi, bukan semata karena lomba, tetapi demi pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Bintan” pungkasnya.</p>
<p>Bupati termuda se-Kepri itu juga mengatakan, sebagai Kepala Daerah, ini merupakan bukti bakti dan tanggung jawab bahwa Pemerintah memang bertugas sebagai pemberi layanan. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus di hadapan seluruh penerima IGA 2025.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/">Roby Kambali  Raih Penghargaan  Nasional Lewat IGA 2025</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/roby-kambali-raih-penghargaan-nasional-lewat-iga-2025/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makna Indeks Partisipasi Pilkada  2024 Pada Pilkada Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Angka Menunjukkan Makna Yang Partisipatif</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 01:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Makna Indeks Partisipasi Pilkada 2024 Pada Pilkada Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Angka…]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=68949</guid>
		<description><![CDATA[<p>Penulis: Helianto, S.Pd., M.Si (Komisioner KPU Bintan) Partisipasi politik sering kali (secara reduktif) diukur hanya <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/" title="Makna Indeks Partisipasi Pilkada  2024 Pada Pilkada Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Angka Menunjukkan Makna Yang Partisipatif" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/">Makna Indeks Partisipasi Pilkada  2024 Pada Pilkada Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Angka Menunjukkan Makna Yang Partisipatif</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Penulis: Helianto, S.Pd., M.Si (Komisioner KPU Bintan)</strong></em></p>
<p>Partisipasi politik sering kali (secara reduktif) diukur hanya melalui tingkat kehadiran pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau Voter Turnout (VTO). Namun, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melalui peluncuran Indeks Partisipasi Pilkada (IPP) 2024 telah menghadirkan standar baru, yakni sebuah alat ukur komprehensif yang memotret keterlibatan warga sejak tahap awal hingga akhir proses elektoral. IPP mengukur partisipasi sebagai interaksi berlapis yang membagi partisipasi ke dalam lima variabel kunci yakni Registrasi Pemilih, Pencalonan, Kampanye, Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) serta Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan VTO.</p>
<p>Berdasarkan 3 (tiga) kategorisasi IPP Involvement (Keterlibatan), Engagement (Aksi), dan Participatory (Komitmen Penuh) akan menunjukkan bahwa partisipasi yang bermakna adalah hasil dari kesiapan kelembagaan, kualitas kontestasi, ruang deliberasi, dan kesadaran pemilih. Partisipasi dalam kerangka IPP adalah sebuah perjalanan multi-dimensi. Untuk mencapai kategori Participatory, sebuah daerah harus menunjukkan keseimbangan skor tinggi pada kelima variabel, yang menandakan bahwa warga tidak hanya hadir, tetapi juga berkontribusi dalam diskursus publik dan pengawasan pemilu secara kritis.</p>
<p>Dalam konteks Pilkada Kabupaten Bintan, meskipun skornya tidak tercantum dalam 19 besar kategori Participatory di level kabupaten se Indonesia pada Ringkasan Eksekutif IPP 2024 yang diterbitkan KPU RI, kerangka IPP memberikan lensa kritis untuk menganalisis kualitas demokrasi lokal di Kabupaten Bintan. Analisis terhadap hasil IPP Pilkada 2024 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, menunjukkan bahwa angka-angka yang dihasilkan tidak hanya sekadar statistik, melainkan sebuah narasi mendalam tentang kualitas demokrasi di Bintan yang cenderung bersifat Partisipatif atau Keterlibatan Aktif (engagement) dengan skor akhir yang berada di angka 75.19, keberhasilan ini saya uraikan melalui tinjauan rinci terhadap performa setiap variabel sebagai berikut:</p>
<p>Registrasi Pemilih (Kesiapan Kelembagaan yang Matang).</p>
<p>Variabel Registrasi Pemilih (Skor: 78.00) merefleksikan kesiapan kelembagaan penyelenggara Pemilu (KPU) dalam memastikan setiap warga negara yang berhak memiliki akses untuk menyalurkan suaranya. Skor tinggi pada variabel ini di Bintan mengindikasikan bahwa proses pemutakhiran data pemilih, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga penanganan pemilih pindahan dan pemilih baru telah berjalan secara efektif dan akuntabel.</p>
<p>Tingginya angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan dan aksesibilitas publik terhadap proses pendaftaran. Secara substantif, ini adal2ah fondasi legitimasi Pilkada, di mana data pemilih yang akurat menjadi prasyarat mutlak bagi terciptanya pemilu yang inklusif dan adil, menjauhkan potensi konflik akibat sengketa daftar pemilih.</p>
<p>Pencalonan (Kualitas Kontestasi dan Representasi)<br />
Variabel</p>
<p>Pencalonan (Skor: 51.00) berfokus pada kualitas kontestasi dan aspek elitis yang mengiringinya. Meskipun sering menjadi variabel dengan skor yang lebih moderat, skor di Bintan menunjukkan adanya ruang yang cukup terbuka bagi figur-figur untuk bersaing, baik melalui jalur perorangan maupun partai politik.<br />
Aspek ini tidak hanya mengukur jumlah pasangan calon, tetapi juga keragaman latar belakang, integritas, dan penerimaan masyarakat terhadap kandidat yang disodorkan. Dalam konteks IPP, skor ini mencerminkan sejauh mana demokrasi elektoral di Bintan telah bergerak ke arah yang lebih partisipatif dan berorientasi pada kualitas representasi, meskipun tantangan elitisme dalam penentuan calon masih menjadi catatan penting.<br />
Kampanye.</p>
<p>(Ruang Deliberasi Publik yang Hidup)</p>
<p>Kampanye (Skor: 69.50) adalah variabel yang mengukur seberapa hidup ruang interaksi politik dan deliberasi publik di suatu daerah. Skor ini menunjukkan bahwa aktivitas kampanye di Kabupaten Bintan berjalan variatif, cukup masif, dan efektif dalam membuka kanal komunikasi dua arah antara pasangan calon dan pemilih.</p>
<p>Aktivitas tersebut mencakup debat publik, kampanye tatap muka, dan pemanfaatan media secara optimal. Namun, berkaitan dengan skor ini perlu diimbangi dengan kedalaman diskursus substantif. Meskipun interaksi tinggi, tantangan tetap terletak pada transisi dari promosi citra dan simbol menuju diskusi isu-isu kebijakan yang ril dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga Bintan.</p>
<p>Sosdiklih Parmas (Jembatan Pembelajaran Politik)</p>
<p>Variabel Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih serta Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) (Skor: 83.38) berfungsi sebagai jembatan strategis antara institusi penyelenggara dengan publik, variable ini memastikan partisipasi pemilih bukan hanya formalitas, tetapi didasarkan pada kesadaran dan pengetahuan.</p>
<p>Skor yang baik ini menunjukkan bahwa program Sosdiklih Parmas telah menjangkau masyarakat Bintan secara luas. Sosialisasi dan Pendidikan pemilih yang dilakukan bertransformasi dari sekadar informasi teknis penyelenggaraan menjadi proses pembelajaran politik yang mendalam, mendorong pemilih Bintan menjadi aktor yang kritis dalam menilai, menyaring, dan bahkan menantang narasi kandidat. Keterlibatan aktif dari komunitas lokal, organisasi masyarakat sipil, dan media massa sangat krusial dalam memperkuat variabel ini.</p>
<p>Voter Turnout (VTO) (Puncak dari Proses Partisipasi)</p>
<p>Voter Turnout (VTO) (Skor: 79.70) merupakan indikator pamungkas yang paling kasat mata, mengukur kehadiran pemilih di TPS pada hari-H. Angka 79.70 adalah capaian yang menunjukkan tingkat kesadaran dan mobilisasi yang solid, menegaskan legitimasi hasil Pilkada di Bintan.</p>
<p>Dalam kerangka IPP, VTO tidak lagi dilihat secara terpisah, melainkan sebagai puncak dari proses panjang yang dipengaruhi oleh empat variabel sebelumnya. Tingginya VTO di Bintan adalah bukti nyata bahwa kesiapan kelembagaan (Registrasi Pemilih), kualitas pesaing (Pencalonan), hidupnya ruang diskusi (Kampanye), dan keberhasilan pendidikan politik (Sosdiklih Parmas) telah bekerja secara sinergis untuk menghasilkan partisipasi yang tinggi dan bermakna.<br />
Indeks Partisipasi Pilkada 2024 Kabupaten Bintan, dengan skor yang berada dalam kategori Engagement di atas, memberikan gambaran positif tentang kesehatan demokrasi elektoral di Negeri Segantang Lada ini. Angka IPP secara kolektif menegaskan bahwa partisipasi di Bintan telah melampaui batas prosedural, mencapai level keterlibatan aktif yang melibatkan kesadaran, kepercayaan, dan tanggung jawab kolektif warga Bintan.</p>
<p>Tantangan ke depan adalah bagaimana mengonversi angka-angka keberhasilan ini menjadi partisipasi yang lebih substansial, terutama dalam memastikan diskursus kampanye benar-benar fokus pada isu kebijakan, dan program pendidikan pemilih mampu mencetak pemilih yang lebih kritis. IPP telah berhasil mengubah fokus dari sekadar &#8220;angka partisipasi&#8221; menjadi &#8220;makna partisipasi&#8221;, dan KPU Bintan telah menunjukkan komitmen untuk mewujudkan makna tersebut.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/">Makna Indeks Partisipasi Pilkada  2024 Pada Pilkada Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau: Angka Menunjukkan Makna Yang Partisipatif</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/makna-indeks-partisipasi-pilkada-2024-pada-pilkada-kabupaten-bintan-provinsi-kepulauan-riau-angka-menunjukkan-makna-yang-partisipatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buka Spirit of Tatung 2025, Wawako Raja Ariza Apresiasi Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 05:20:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Advetorial]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjungpinang]]></category>
		<category><![CDATA[Buka Spirit of Tatung 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Wawako Raja Ariza Apresiasi Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=68812</guid>
		<description><![CDATA[<p>Wakil Wali Kota Raja Ariza membuka Pawai Tatung “Spirit of Tatung” 2025 Minggu (16/11) di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/" title="Buka Spirit of Tatung 2025, Wawako Raja Ariza Apresiasi Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/">Buka Spirit of Tatung 2025, Wawako Raja Ariza Apresiasi Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Wakil Wali Kota Raja Ariza membuka Pawai Tatung “Spirit of Tatung” 2025</strong></em><br />
<em><strong>Minggu (16/11) di Jalan Merdeka, Kota Lama. (f.diskomimfo)</strong></em></p>
<p>BAROMETERRAKYAT COM,ADVETORIAL TANJUNGPINANG &#8211; Pawai Tatung “Spirit of Tatung” 2025 bertajuk Memberkati Negeri, Berkah untuk Kepri digelar pertama kali sebagai event besar di Tanjungpinang. Acara dibuka Wakil Wali Kota Raja Ariza, Minggu (16/11) di Jalan Merdeka, Kota Lama.</p>
<p>Arak-arakan diikuti 14 kelenteng dan dilepas dari Dermaga Pelantar 2, bergerak ke Pelantar 1, Jalan Pasar Ikan, Pasar Baru, Gambir Pelantar 3, Teratai, Ketapang, Bakar Batu, Tambak, Mawar, dan berakhir di panggung utama Jalan Merdeka. Masyarakat memadati area dan sepanjang rute untuk menyaksikan atraksi Tatung.</p>
<p>Dalam sambutannya, Raja Ariza menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi Pemerintah Provinsi Kepri dan Ikatan Tionghoa Muda yang menghadirkan tradisi Tatung dalam satu rangkaian besar. Kegiatan yang biasanya berlangsung terpisah di masing-masing vihara kini dapat dinikmati masyarakat luas.</p>
<p>“Ke depan, kami berharap peserta tidak hanya dari Tanjungpinang, tetapi juga dari Singapura dan Malaysia agar penyelenggaraan pawai semakin ramai,” ujarnya.</p>
<p>Raja Ariza juga menyampaikan rasa bangga melihat aksi para peserta muda yang tampil dalam acara tersebut. Penampilan mereka menunjukkan semangat besar dalam menjaga tradisi dan mampu menjalankan peran masing-masing dengan sukses.</p>
<p>“Atraksi anak-anak muda hari ini menjadi bukti kepiawaian mereka merawat warisan budaya. Spirit of Tatung berhasil mereka hadirkan dengan sangat luar biasa,” sebutnya.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121321.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-68815" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121321.jpg" alt="" width="896" height="702" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121321.jpg 896w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121321-768x602.jpg 768w" sizes="(max-width: 896px) 100vw, 896px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza,Kadispar Provinsi Kepri Hasan,dan anggota DPRD Kepri Rudy Chua </em></strong><br />
<strong><em>menyaksikan semaraknya  Pawai Tatung “Spirit of Tatung” 2025. (f.diskomimfo)</em></strong></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengapresiasi Ikatan Tionghoa Muda yang menggagas kegiatan Spirit of Tatung bersama Dispar Kepri. Ia menyebut pawai Tatung sudah dimasukkan ke dalam kalender pariwisata Kepri 2025 dan menjadi agenda ke-11 yang digelar setiap bulan November.</p>
<p>Pemprov Kepri, lanjut Hasan, telah menyiapkan 13 event untuk kalender pariwisata 2026, yang akan diluncurkan pada 25 November 2025 melalui acara budaya internasional yang menghadirkan lima negara dan sepuluh provinsi.</p>
<p>“Spirit of Tatung ini merupakan kegiatan yang luar biasa. Dalam perspektif budaya, tradisi menjadi identitas bangsa, sementara bagi pariwisata, budaya berperan sebagai jiwa kebudayaan. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” ucapnya.</p>
<p><a href="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121345.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-68816" src="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121345.jpg" alt="" width="982" height="706" srcset="https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121345.jpg 982w, https://barometerrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/20251117_121345-768x552.jpg 768w" sizes="(max-width: 982px) 100vw, 982px" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Hadir di even</em></strong><br />
<strong><em>Pawai Tatung “Spirit of Tatung” 2025,Kadis Pariwisata Provinsi Kepri Hasan,</em></strong><br />
<strong><em>Ketua Dewan Pengurus Provinsi Kepri Ikatan Tionghoa Muda, Ketua Asparnas, tamu dari Tiongkok, perwakilan Disbudpar Kota Tanjungpinang, dan tokoh masyarakat Tionghoa. </em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>(f. diskominfo)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hasan menambahkan, tradisi, budaya, seni, serta adat yang turun-temurun sudah melekat di kota ini. Spirit of Tatung, yang menjadi event tahunan Provinsi Kepri, diharapkan pada 2026 dapat digelar dalam skala lebih besar, termasuk kemungkinan menghadirkan kontestan dari beberapa negara tetangga.</p>
<p>“Kami yakin kegiatan ini akan menjadi atraksi wisata dan hiburan di Tanjungpinang, sekaligus mendorong pergerakan UMKM di ibu kota provinsi Kepri,” ujarnya.</p>
<p>Acara yang dimeriahkan dengan tarian, atraksi liong, dan barongsai juga dihadiri Ketua Dewan Pengurus Provinsi Kepri Ikatan Tionghoa Muda, Ketua Asparnas, tamu dari Tiongkok, perwakilan Disbudpar Kota Tanjungpinang, dan tokoh masyarakat Tionghoa. (Adv/Dinas Kominfo</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/">Buka Spirit of Tatung 2025, Wawako Raja Ariza Apresiasi Peran Generasi Muda Lestarikan Budaya</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/buka-spirit-of-tatung-2025-wawako-raja-ariza-apresiasi-peran-generasi-muda-lestarikan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Refleksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bintan, “Terasa Berbeda”?</title>
		<link>https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/</link>
		<comments>https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/#respond</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 09:51:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bintan]]></category>
		<category><![CDATA[“Terasa Berbeda”?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://barometerrakyat.com/?p=68690</guid>
		<description><![CDATA[<p>Penulis : Helianto, S.Pd., M.Si (Komisioner KPU Bintan) Kabupaten Bintan sebagai salah satu wilayah di <a class="read-more" href="https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/" title="Refleksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bintan, “Terasa Berbeda”?" itemprop="url">Baca selengkapnya</a></p>
The post <a href="https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/">Refleksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bintan, “Terasa Berbeda”?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Penulis : Helianto, S.Pd., M.Si (Komisioner KPU Bintan)</strong></em></p>
<p>Kabupaten Bintan sebagai salah satu wilayah di Kepulauan Riau yang memiliki karakteristik yang unik secara geografis, ekonomi, dan sosial tentu mempengaruhi kompleksitas jalannya pesta demokrasi Pilkada ditingkat daerah atau lokal. Keunikan daerah kabupaten Bintan tidak hanya sebagai beranda negara yang berada di ujung perbatasan barat Indonesia. Namun juga menaungi pariwisata dan industri yang strategis sehingga mobilitas populasi kependudukan cukup tinggi, hal ini juga tentu memberikan dampak kehidupan sosial di kabupaten Bintan yang menjadi multikultural.</p>
<p>Berbicara pesta demokrasi tahun 2024, Kabupaten Bintan menjadi salah satu daerah di Provinsi Kepulauan Riau yang menarik untuk kemudian dibahas. Kabupaten Bintan sebagai salah satu dari tujuh kabupaten/kota yang ada di Kepulauan Riau menjadi pusat sorotan saat pesta demokrasi<br />
Pilkada berlansung ditahun itu. Hal itu dikarenakan pada saat pengumuman calon kepala daerah oleh Lembaga penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan hanya ada satu nama pasangan calon yang di umumkan.</p>
<p>Fenomena satu pasangan calon yang terjadi di Bintan, atau yang dikenal dengan sebutan Calon Tunggal di kabupaten Bintan pada Pilkada 2024 secara langsung menimbulkan atau memunculkan pertanyaan yang fundamental mengenai esensi kompetisi dalam sistem demokrasi. Di satu sisi, kondisi ini bisa mencerminkan adanya konsolidasi politik dan kekuatan dominasi Pasangan Calon (paslon) petahana yang berhasil memborong dukungan mayoritas partai politik. Berdasarkan hal ini, tidak sedikit kemudian ada yang mengatakan keberhasilan pasangan calon tunggal menggalang koalisi besar menunjukkan kemampuan negosiasi politik yang superior, dan ada juga kemudian yang mengatakan kondisi calon tunggal menunjukkan minimnya figur penantang yang berani atau mampu memenuhi ambang batas pencalonan.</p>
<p>Namun, di sisi lain, fenomena calon tunggal ini juga menimbulkan asumsi dari beberapa masyarakat atau kelompok masyarakat terhadap kualitas demokrasi yang menurun, hal ini tentu berimplikasi pada kualitas demokrasi itu sendiri. Ketika publik dihadapkan pada satu pilihan, unsur kompetisi yang seharusnya menjadi roh demokrasi menjadi hilang. Hal ini berpotensi menurunkan partisipasi pemilih (Voters Turnout), menimbulkan apatisme, dan mengikis semangat kritik publik terhadap program-program calon yang ada. Masyarakat seolah kehilangan opsi untuk membandingkan visi dan misi secara mendalam dari berbagai perspektif calon pemimpin. Dengan demikian, meskipun secara prosedural Pilkada tetap berjalan, secara substansial pesta demokrasi di Bintan terasa &#8220;berbeda,&#8221; lebih menyerupai referendum dibandingkan kontestasi politik.</p>
<p>Meskipun prinsip demokrasi adalah kompetisi, peraturan perundang-undangan di Indonesia, khususnya yang dikeluarkan oleh KPU, telah mengantisipasi dan mengatur mekanisme pelaksanaan Pilkada dengan calon tunggal. Dasar hukum yang memungkinkan kondisi satu Paslon terjadi berawal dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada tahun 2015. MK memutuskan bahwa Pilkada harus tetap dilaksanakan demi menjamin hak konstitusional warga negara untuk memilih, meskipun hanya terdapat satu pasangan calon yang memenuhi syarat. Artinya pada saat pencoblosan, tidak hanya satu kotak yang terdapat disurat suara, namun ada pilihan lain yaitu Kolom Kosong/”Kotak Kosong” sebutan akrab masyarakat Bintan yang menjadi opsi untuk memilih jika masyarakat tidak ingin memilih calon tunggal yang ada di surat suara tersebut.</p>
<p>Aturan KPU yang relevan, seperti yang termaktub dalam Peraturan KPU (PKPU) tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota (PKPU No. 8 Tahun 2024 dan Turunanya), secara teknis menjabarkan kondisi yang memungkinkan calon tunggal: 1.Kegagalan Pendaftaran Ulang/Perpanjangan: Calon tunggal terjadi jika setelah masa pendaftaran dibuka, dilakukan perpanjangan pendaftaran, dan sampai batas akhir perpanjangan tersebut, hanya satu Pasangan Calon yang mendaftar dan dinyatakan memenuhi syarat. Perpanjangan masa pendaftaran ini adalah upaya KPU untuk mendorong munculnya Paslon kedua. 2.Mekanisme &#8216;Kotak Kosong&#8217;: Ketika hanya ada satu Paslon yang ditetapkan, KPU menetapkan mekanisme pemilihan yang unik, yaitu Paslon tunggal tersebut akan berhadapan dengan &#8220;Kolom Kosong&#8221; (Kotak Kosong) pada surat suara.<br />
Ketentuan ini memastikan bahwa asas kedaulatan rakyat tetap dihormati. Pemilih tidak hanya memiliki opsi untuk memilih Paslon tunggal tersebut, tetapi juga memiliki hak untuk menolak Paslon tersebut dengan cara memilih Kotak Kosong. Jika Kotak Kosong memenangkan lebih dari lima puluh persen (50%) suara sah, maka Pilkada di daerah tersebut akan ditunda dan dilaksanakan pada jadwal Pilkada susulan.</p>
<p>Implikasi Lanjut dan Tantangan Partisipasi</p>
<p>Keberadaan calon tunggal pada saat Pilkada di Bintan menempatkan KPU Bintan dan semua pihak terkait, pada tugas yang lebih berat dalam konteks sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk partisipasi pemilih. KPU Bintan harus secara intensif melakukan kerja-kerja berkaitan dengan peningkatan partisipasi pemilih kepada masyarakat di Kabupaten Bintan. Terutama mengenai makna dan konsekuensi memilih Kolom Kosong, agar Pilkada tidak kehilangan legitimasi.</p>
<p>Bagi Paslon tunggal, meskipun tidak memiliki lawan tanding yang nyata, mereka tetap harus membuktikan kelayakan dan mendapatkan legitimasi yang kuat melalui perolehan suara yang signifikan di atas 50% melawan Kotak Kosong. Berkaitan dengan hal ini, tentu angka partisipasi pemilih dan persentase kemenangan akan menjadi tolok ukur utama penerimaan publik terhadap Paslon tersebut. Pilkada Bintan<br />
2024, dengan fenomena calon tunggalnya, menjadi studi kasus menarik di Kepulauan Riau yang menguji kedalaman demokrasi, bahkan dalam situasi tanpa kompetisi.</p>The post <a href="https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/">Refleksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bintan, “Terasa Berbeda”?</a> first appeared on <a href="https://barometerrakyat.com">Barometerrakyat.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://barometerrakyat.com/refleksi-pemilu-2024-di-kabupaten-bintan-terasa-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
