Usai Awasi Kampanye Paslon, Dara Diduga Dapat Ancaman

  • Whatsapp

BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Satu anggota Petugas Pemilu Lapangan (PPL) Kecamatan Bukit Bestari Dara Martasia, ditemukan menangis di tepi Jalan Raja Haji Fisabillah, Kilometer 5 tepatnya didepan Kampus STIE B.

Dara Martasia diduga mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal (OTK) usai mengawasi kampanye salah satu pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang di Sei Jang.

Akibat ancaman tersebut, Dara mengalami shock berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Umum Daerah (RSUD) Ahmad Thabib Kepulauan Riau.

Darmanto PPL Bukit Bestari mengatakan, dia bersama korban Dara mengawasi kampanye paslon nomor 1 di Restoran Nelayan dan Jalan Penghibu, Sei Jang.

Menurutnya, usai mengawasi kampanye tersebut, korban langsung pulang dan dengan cepat melaju kendaraannya.

“Pas saya keluar sampai Bundaran di Restoran nelayan, sudah tidak ada lagi,” katanya saat diwawancarai Barometerrakyat.com, Selasa (1/4).

Setelah sampai dirumah, lanjut Darmanto, dia menerima telepon dari Supradianto, yang mengabarkan korban mendapat ancaman orang tidak dikenal.

“Ini Dara nangis di tengah jalan, ada yang ngancam.” kata Darmanto saat meniru kata Supradianto.

Dia menambahkan, korban sempat mau diantar pulang kerumahnya, tapi korban menolak. “Korban mengalami shock, dia takut mau pulang, jadi kita bawa ke rumah sakit,” pungkasnya. (Sahrul)

Pos terkait

Comment