Rupiah Terpuruk, Pengusaha Tahu Tempe Pinang Menjerit

  • Whatsapp
Pengusaha Tahu Tempe di Batu Hitam, Kecamatan Tanjungpinang Barat Lehan saat Ditemui di Kediamannya, Jumat 3 Agustus 2018. Foto : SAH

BAROMETERRAKYAT.COM, TANJUNGPINANG. Lemahnya mata uang rupiah terhadap dolar bikin pengusaha Tempe dan Tahu Tanjungpinang menjerit.

Pasalnya, harga bahan baku pembuatan tahu tempe yakni Kedelai ikut melambung tinggi.

Karena, bahan baku pembuatan tahu tempe tersebut masih di impor dari luar negeri.

Salah satu pengusaha tahu tempe di Batu Hitam Lehan menuturkan, harga Kedelai mencapai Rp420 per karung, sebelumnya Rp 360 per karung.

“Pengaruh karena rupiah melemah, kita bahan baku masih impor. Kalau saya kedelai didatangkan dari Malaysia,” ucapnya kepada Barometerrakyat.com di kediamannya, Jumat (3/8).

Menurutnya, dengan harga kedelai melambung tinggi, keuntungan hanya cukup untuk biaya oprasional.

Bahkan, kata dia, sudah merumahkan satu pekerja ditempat produksi tahu tempe miliknya.

“Mau bagaimana lagi, keuntungan hanya cukup untuk biaya oprasional,” katanya.

Dia menambahkan, pengusaha tahu tempe di Tanjungpinang juga sekapat untuk menaikan harga tahu dan tempe.

“Hari senin harga mulai naik,” tukasnya.

Pos terkait

Comment