Nurdin Habiskan 11 T, Tapi Pembangunan Tak Tampak

BAROMETERRAKYAT.COM, Tanjungpinang. Ketua Forum Keprihatinan Masyarakat Peduli Kepri (FKMPK) Andi Cori Fatahuddin mengatakan, selama kepemimpinan Gubernur Kepri Nurdin Basirun sudah menghabiskan kurang lebih Rp11 Triliun pada tiga tahun anggaran APBD.

Namun, kata Cori sapaan akrabnya, pembangunan yang dilakukan oleh mantan Bupati Karimun itu tidak tampak. “Saat ini tidak ada tampak pembagunan di Provinsi Kepri oleh Gubenur Kepri Nurdin Basirun,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (7/3).

Menurutnya, program yang dijalankan Nurdin tidak menyentuh khalayak ramai, buktinya banyak yang tidak merasakan manfaatkan program yang dibuat Nurdin. Ia mencontohkan, saat ini tidak ada lagi bantuan kapal buat nelayan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri.

Selain itu, dia mengatakan, selama kepemimpinan Nurdin perekonomian Kepri hancur, hal itu terbukti dengan pertumbuhan ekonomi Kepri yang jauh dari target dalam RPJMD Kepri.

Dalam RPJMD Pemerintah Kepri menargetkan pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 5,58 persen, namun pada tahun 2017 pertumbuhan ekonomi Kepri hanya 2,54 persen.

Selain itu, tingkat kebahagian masyarakat Kepri menurun menjadi peringkat keenam se Indonesia. “Dulu orang Kepri paling bahagia nomor satu di Indonesia, sekarang sudah turun menjadi peringkat keenam. Bisa jadi nanti kita turun menjadi peringkat ke 34 se-Indonesia,” ucapnya.

Nurdin Basirun juga dinilai tidak menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan saat melakukan kampanye. Menurutnya, banyak relawan dan tim pemenangan Sanur merasa kecewa terhadap kepemimpinan Nurdin.

Ia menambahkan, FKMPK berencana menggelar diskusi publik dan coffe morning pada 11 Maret 2018 dengan agenda evaluasi 2,5 tahun kinerja Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya akan mengundang mantan pejuang terbentuk Provinsi Kepri, pimpinan DPRD Kepri, Akademisi, Mahasiswa dan perwakilan masyarakat dari tujuh kabupaten kota di Kepri.

Selain itu, juga hadir internal pemerintah Kepri yang akan membeberkan data dan fakta amburadul pemerintahan Nurdin Basirun.

Mulai dari adanya pengkotak-kotakan dalam internal pemerintah Kepri dan Sekda Kepri, Asisten III terindikasi berpolitik. “Dengan forum itu akan kita sampaikan data dan fakta,” tukasnya.

Komentar

Terbaru